Dosen Program Teknik Sipil, Universitas Samudra melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Di daerah terdampak bencana hidrometeorologi – siklon senyar November 2025. Kegiatan ini menyasar masyarakat Desa Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang (17/2/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Tujuan dari PKM untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai langkah solutif dalam menyelesaikan permasalahan nyata di tengah masyarakat.
Di tahun 2026, kontribusi dosen yang diketuai oleh Ir. Arisna Fauzia, S.T., M.T., IPM dalam kegiatan PKM Tanggap bencana ini mengusung tema berkaitan dengan pelatihan pembuatan sistem saringan air. Sistem filtering air ini berbasis gravitasi, mudah pembuatan dan mendapatkan bahan, dan dapat digunakan oleh siapa saja. Hasil observasi lapangan, air bersih yang digunakan di masyarakat Kecamatan Manyak Payed umumnya memiliki sifat keruh dan berwarna kecokelatan. Oleh karena itu, tim yang beranggotakan dosen dan mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan saringan air kepada mitra.
“Saringan ini terdiri dari berbagai bahan penyusun yaitu kerikil, ijuk, spons, pasir, hingga pasir aktif yang dapat mengubah warna air agar tidak keruh”. Ujar Arisna.
Dalam penyusunannya, juga tidak terlalu sulit. Masyarakat juga dapat membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang dapat mudah ditemui dan dibeli kembali di lapangan, tambahnya.
Mahasiswa yang ikut terlibat yaitu Sayed Azizi, Muhammad Taufiq, dan Wan Nur Putri Amanda dengan ketiganya merupakan mahasiswa aktif Teknik Sipil. Mereka juga telah sering berkecimpung di berbagai kegiatan program PKM serupa sehingga pembuatan produk saringan ini juga didesain dan dirakit langsung oleh mereka.
Kegiatan ini juga menjadi pendampingan psikososial masyarakat yang terdampak banjir. Tim juga melakukan dukungan kepada mereka dalam membantu adaptasi kembali terhadap kondisi yang dihadapi saat ini.
Kepala Lorong Dusun Bahagia, Desa Gelanggang Merak, Bapak Sayed sebagai mitra juga menyampaikan ucapan terimakasih terhadap kehadiran tim PKM UNSAM dalam rangka tanggap darurat bencana hidrometerologi yang terjadi di wilayah mereka. “semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kami, dan kami berharap ke depannya tetap mendampingi kami serta dapat kembali lagi ke desa untuk penyaluran informasi dan ilmu pengetahuan”.
Foto bersama masyarakat di akhir sesi pelatihan dan pembuatan saringan air (17/2/2026)






