Akses Jembatan Utama Aceh Tamiang Kembali Normal, Warga Mulai Dipulangkan dan Pemulihan Ekonomi Disiapkan

Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memastikan bahwa akses jembatan utama yang sempat terdampak bencana hidrometeorologi kini telah kembali fungsional dan aman untuk dilalui. Pulihnya infrastruktur vital ini menjadi titik penting dalam percepatan pemulihan daerah sekaligus menandai dimulainya fase pemulangan warga yang sebelumnya mengungsi.

Jembatan yang selama masa darurat difungsikan sebagai lokasi pengungsian sementara, kini mulai dikosongkan secara bertahap. Pemerintah daerah memastikan bahwa fungsi utama jembatan sebagai jalur transportasi kembali optimal demi mendukung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

Bacaan Lainnya

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memfasilitasi proses pemulangan warga dari berbagai kecamatan ke desa asal masing-masing. Pemulangan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, setelah melalui asesmen lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama para camat setempat.

Menurut Bupati Armia, kondisi permukiman warga saat ini dinilai cukup kondusif untuk kembali ditempati, meskipun pengawasan dan pendampingan tetap dilakukan. Ia mengungkapkan rasa syukur atas berangsur pulihnya kondisi daerah pascabencana.

“Hari ini kita bersyukur akses jembatan sudah normal kembali. Fokus kita sekarang adalah mengantar warga kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. Saya telah memerintahkan dinas terkait untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa transisi ini,” ujar Bupati Armia saat meninjau Posko Penanganan Bencana, Minggu (28/12/2025).

Tidak hanya berfokus pada pemulangan pengungsi, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menaruh perhatian serius terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana. Banyak warga, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah, kehilangan sumber penghidupan akibat banjir dan kerusakan fasilitas usaha.

Sebagai langkah konkret pemulihan ekonomi, Bupati Armia mengumumkan rencana pemberian bantuan modal usaha bagi warga terdampak. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat bangkit kembali dan mendorong pemulihan ekonomi lokal.

Adapun tahapan program pemulihan tersebut meliputi pendataan pelaku UMKM terdampak, pemberian stimulus modal usaha, serta pendampingan berkelanjutan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan usaha warga.

“Kita tidak hanya memulangkan warga, tetapi juga bertanggung jawab atas keberlanjutan hidup mereka. Pemerintah daerah tengah menyiapkan skema bantuan modal usaha agar warga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana bisa segera bangkit dan kembali berdaya,” tambahnya.

Di sisi lain, Bupati Armia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Ia meminta warga untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah desa, aparat kecamatan, serta petugas kebencanaan demi keselamatan bersama.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi, baik infrastruktur maupun pemulihan ekonomi masyarakat, hingga kondisi daerah benar-benar pulih secara menyeluruh.

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait