Kegiatan tersebut diikuti oleh sembilan Bunda PAUD kecamatan dan 27 Bunda PAUD gampong dari seluruh wilayah Kota Banda Aceh. Apresiasi ini menjadi wadah untuk mengevaluasi sekaligus memberikan penghargaan atas komitmen, inovasi, dan kontribusi Bunda PAUD dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD) di lingkungan masing-masing.
Widget Artikel Samping
Acara dibuka oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banda Aceh, Dr. dr. Siti Hajar, M.Kes., M.Ked (Oph), Sp.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran Bunda PAUD sebagai penggerak pendidikan anak usia dini, sekaligus mitra pemerintah dalam membangun generasi yang berkualitas.
“Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Melalui kegiatan apresiasi ini, kita ingin mendorong para Bunda PAUD agar semakin kreatif, inovatif, dan aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan anak-anak Banda Aceh yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.
Bunda PAUD Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., turut menjadi figur penting dalam mendorong penguatan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata. Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta karakter anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
Layanan PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur formal, seperti Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA), serta jalur nonformal, seperti Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Seluruh layanan tersebut membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah, dan mitra terkait agar anak memperoleh stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahap perkembangannya.
Rangkaian apresiasi meliputi penilaian dokumentasi berdasarkan petunjuk teknis (juknis), presentasi, pemaparan kinerja sebagai Bunda PAUD, serta penilaian hubungan dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Aspek tersebut menjadi bagian penting untuk melihat konsistensi program, inovasi, serta dampak nyata peran Bunda PAUD dalam mendukung layanan pendidikan anak usia dini di kecamatan dan gampong.
Penilaian dilakukan oleh tiga orang juri, yaitu Mariami, M.Pd., Ruwaida, M.Pd., dan Risda Zuraida, S.E. Mereka bertugas menilai peserta berdasarkan aspek dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap terbangun semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas Bunda PAUD dalam menggerakkan partisipasi masyarakat. Dengan dukungan Bunda PAUD yang hebat, diharapkan semakin banyak anak memperoleh layanan pendidikan berkualitas sejak usia dini, sebagai langkah nyata mewujudkan generasi Banda Aceh yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News