Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy SH SIK, kepada awak media pada Selasa (1/4/2025).
Widget Artikel Samping
Ia mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, tercatat 24 kecelakaan lalu lintas.
“Dari jumlah tersebut, delapan orang meninggal dunia, delapan mengalami luka berat, dan 35 lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya.
“Khusus di jalan tol, sejak dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2025 hingga hari ini, tercatat empat kecelakaan dengan korban tiga orang mengalami luka ringan,” ujar Kombes Pol M Iqbal.
Menurutnya, sekitar 30 persen kecelakaan lalu lintas selama operasi terjadi akibat pengendara yang mengantuk dan kelelahan.
Dirlantas Polda Aceh mengimbau para sopir angkutan umum agar menggunakan sopir cadangan untuk perjalanan jarak jauh.
Selain itu, pemudik yang mengendarai kendaraan pribadi diharapkan beristirahat dengan cukup sebelum berangkat.
Jika merasa mengantuk di perjalanan, disarankan beristirahat di rest area yang telah disediakan di berbagai pos pengamanan di seluruh wilayah Aceh.
“Berhati-hatilah saat berkendara, Jangan ngebut terutama ketika hujan deras,” tambahnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News