Gotong Royong, Illiza Ajak Jaga Kebersihan Pasar dan Pantai Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan melalui kegiatan gotong royong bersama jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (2/10/2026). Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan melalui kegiatan gotong royong bersama jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (2/10/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut dipusatkan di dua kawasan yang menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat, yakni Pasar Al Mahirah Lamdingin dan kawasan Pantai Kampung Jawa, Banda Aceh.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, turun langsung bersama jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh dan unsur Forkopimda untuk membersihkan lingkungan di kedua lokasi tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda kebersihan rutin, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan kota merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Di kawasan Pasar Al Mahirah Lamdingin, gotong royong diarahkan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertata dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja. Kebersihan kawasan pasar dinilai penting karena aktivitas perdagangan berlangsung setiap hari dan melibatkan banyak masyarakat.

Sementara itu, kegiatan serupa juga dilakukan di kawasan Pantai Kampung Jawa. Kawasan pesisir tersebut menjadi salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas dan menikmati suasana pantai.

Dengan membersihkan kawasan pantai secara bersama-sama, pemerintah ingin menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir sekaligus mendorong agar kebersihan kawasan wisata dan ruang publik dapat dipelihara secara berkelanjutan.

Illiza menyampaikan bahwa budaya gotong royong merupakan kebiasaan baik yang perlu terus dipertahankan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

Menurutnya, kebersihan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau petugas kebersihan. Peran masyarakat, pelaku usaha, pedagang, komunitas serta seluruh unsur pemerintahan sangat diperlukan agar upaya menjaga kebersihan dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur tersebut dapat menjadi contoh sekaligus menguatkan semangat kolaborasi dalam membangun Banda Aceh.

“Semoga kebiasaan baik ini terus kita jaga, untuk Banda Aceh yang bersih dan nyaman,” demikian pesan Illiza.

Gotong royong juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat. Lingkungan yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan secara visual, tetapi juga mendukung terciptanya kawasan yang lebih sehat, aman dan layak digunakan masyarakat.

Pemerintah Kota Banda Aceh pun terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum dan ruang-ruang publik. Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong, tetapi dilanjutkan dengan kebiasaan menjaga kebersihan setiap hari.

Melalui kegiatan tersebut, Pasar Al Mahirah Lamdingin dan kawasan Pantai Kampung Jawa diharapkan semakin nyaman bagi masyarakat. Lebih dari itu, gerakan gotong royong diharapkan dapat memperkuat semangat bersama dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang bersih, nyaman dan tertata.

Kegiatan gotong royong tersebut turut diikuti jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh bersama unsur Forkopimda dan berbagai pihak lainnya.(**)

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait