Widget Artikel Samping
Penurunan harga hari ini terbilang cukup signifikan, mengingat pada perdagangan Kamis kemarin emas Antam justru sempat menguat sebesar Rp10.000 per gram. Dengan koreksi tajam ini, pergerakan harga emas Antam kembali menjauh dari level tertingginya dan menunjukkan tekanan jual yang kuat di pasar.
Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut melemah. Hari ini, harga buyback dipatok di level Rp2.571.000 per gram, turun Rp149.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penurunan buyback yang lebih dalam ini membuat selisih harga jual dan beli kembali semakin melebar, yang menjadi perhatian tersendiri bagi investor emas ritel.
Anjloknya harga emas Antam sejalan dengan tekanan yang terjadi di pasar emas global. Pada perdagangan Jumat (6/2/2026) hingga pukul 06.35 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat merosot 1,17% ke posisi US$4.750 per troy ons.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (5/2/2026), harga emas global juga telah jatuh lebih dalam, yakni turun 3,13% ke level US$4.860,58 per troy ons. Penurunan beruntun ini terjadi setelah emas dunia sempat menguat selama dua hari berturut-turut.
Harga penutupan emas global pada perdagangan Kamis tersebut bahkan menjadi yang terendah sejak 2 Februari 2025, menandakan tekanan jual yang cukup agresif di pasar internasional. Kondisi ini kemudian berdampak langsung pada harga emas domestik, termasuk emas Antam Logam Mulia.
Tekanan pada harga emas dunia umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor global, mulai dari pergerakan dolar AS, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga sentimen pasar terhadap aset berisiko. Ketika emas global melemah, harga emas fisik di dalam negeri pun cenderung ikut terkoreksi.
Dengan kondisi ini, pelaku pasar dan investor emas di Tanah Air dihadapkan pada dua pilihan: memanfaatkan koreksi harga sebagai peluang akumulasi jangka panjang, atau menahan diri sambil menunggu kepastian arah pergerakan harga emas global dalam beberapa waktu ke depan.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News