Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta sejumlah elemen masyarakat.
Widget Artikel Samping
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, MH, mengatakan momentum kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja bersama untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan daerah, khususnya setelah Aceh Tamiang menghadapi berbagai dampak bencana.
Bupati Armia Pahmi menyebut aktivitas ekonomi masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam melihat proses pemulihan daerah. Barometer kemajuan daerah terlihat ketika ekonomi masyarakat berjalan lancar, perbankan berfungsi optimal, pasar ramai, dan terutama UMKM berkembang. Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan memberikan perhatian terhadap keberlangsungan usaha masyarakat dan UMKM sebagai bagian dari upaya menggerakkan kembali perekonomian daerah.
Selain sektor ekonomi, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang dinilai penting bagi pemulihan Aceh Tamiang. Bupati Armia mengatakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap), jembatan permanen, jalan, penguatan bantaran sungai, serta fasilitas umum lainnya perlu dipercepat agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara lebih aman dan normal. Pembangunan fasilitas pemerintahan sementara juga terus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama proses pemulihan.
Armia juga menegaskan sektor kesehatan dan pendidikan merupakan bagian penting dari agenda pembangunan daerah. Ia meminta penyelesaian pembangunan rumah sakit menjadi salah satu perhatian agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang memadai, di samping persoalan ketersediaan dan kualitas air bersih seperti di kawasan Kota Kualasimpang dan Rantau.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Armia mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan untuk membangun Tamiang kembali dari titik nol. Resepsi tersebut juga menjadi momentum apresiasi bagi anggota Paskibraka Aceh Tamiang, termasuk kebanggaan atas adanya putra-putri daerah yang berhasil lolos sebagai Paskibraka tingkat nasional.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News