ACEH INDEPENDET – Piala Dunia tidak hanya menghadirkan pertandingan legendaris dan para pemain terbaik dunia, tetapi juga melahirkan sejumlah jersey ikonik yang melekat dalam sejarah sepak bola. Beberapa desain bahkan tetap dikenang puluhan tahun setelah turnamen berakhir karena nilai estetika, identitas nasional, hingga momen bersejarah yang menyertainya.
Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, sejumlah jersey klasik kembali menjadi perbincangan para penggemar sepak bola. Berikut 10 jersey Piala Dunia terbaik sepanjang masa yang dinilai paling ikonik dan berpengaruh dalam sejarah turnamen.
10. Inggris 1966 (Away)
Jersey tandang berwarna merah milik Inggris mungkin terlihat sederhana, namun memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Seragam ini dikenang karena dikenakan saat Inggris meraih satu-satunya gelar juara dunia mereka pada tahun 1966. Momen kapten Bobby Moore mengangkat trofi Jules Rimet menjadikan jersey ini abadi dalam sejarah sepak bola.
9. Belanda 1974 (Home)
Belanda tampil memukau dengan jersey oranye terang yang dipadukan lambang singa hitam. Seragam ini semakin terkenal karena Johan Cruyff mengenakan versi khusus dengan dua garis di lengan, bukan tiga seperti desain Adidas pada umumnya, akibat kontrak pribadinya dengan Puma.
8. Italia 1994 (Home)
Warna biru tua yang elegan dipadukan dengan kerah model polo dan detail geometris menjadikan jersey Italia 1994 sebagai salah satu yang paling modis dalam sejarah Piala Dunia. Meski gagal menjadi juara, desainnya tetap dikenang hingga sekarang.
7. Amerika Serikat 1994 (Away)
Jersey tandang Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994 tampil sangat berani dan berbeda. Motif biru menyerupai denim dengan bintang-bintang putih besar terinspirasi langsung dari bendera Amerika Serikat. Desain unik ini menjadikannya salah satu jersey paling mencolok sepanjang masa.
6. Kroasia 1998 (Home)
Penampilan perdana Kroasia di Piala Dunia langsung meninggalkan kesan mendalam melalui jersey kotak-kotak merah putih yang khas. Desain ini kemudian berkembang menjadi identitas sepak bola Kroasia dan tetap digunakan hingga sekarang dalam berbagai variasi.
5. Argentina 1986 (Home)
Jersey bergaris vertikal biru muda dan putih milik Argentina merupakan salah satu desain paling klasik dalam dunia sepak bola. Nilai historisnya semakin tinggi karena dikenakan Diego Maradona saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 lewat penampilan legendarisnya di Meksiko.
4. Prancis 1998 (Home)
Prancis tampil elegan dengan jersey berwarna dasar biru tua yang dipadukan aksen merah dan putih di bagian dada. Lambang ayam jantan berwarna emas memberikan kesan premium dan semakin sempurna setelah Les Bleus berhasil menjadi juara dunia di kandang sendiri.
3. Nigeria 2018 (Home)
Jersey Nigeria untuk Piala Dunia 2018 langsung menjadi fenomena global. Pola chevron hijau-putih yang cerah dipadukan detail hitam-putih pada lengan menghasilkan desain modern yang segar dan berbeda. Antusiasme penggemar begitu tinggi hingga stok jersey ini habis terjual dalam waktu singkat setelah peluncurannya.
2. Jerman Barat 1990 (Home)
Jersey Jerman Barat tahun 1990 menampilkan desain putih bersih dengan grafis geometris berwarna hitam, merah, dan emas yang terinspirasi dari warna bendera nasional. Desain ini begitu ikonik hingga menjadi inspirasi bagi berbagai jersey Jerman modern, termasuk beberapa edisi terbaru menjelang Piala Dunia 2026.
1. Brasil 1970 (Home)
Di posisi teratas terdapat jersey legendaris Brasil 1970. Kombinasi warna kuning cerah dengan kerah hijau yang dipadukan celana biru menciptakan tampilan yang sederhana namun sempurna. Jersey ini menjadi simbol “jogo bonito” atau sepak bola indah yang diperagakan tim Brasil era Pelé. Keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia 1970 membuat seragam ini dianggap sebagai jersey terbaik sepanjang sejarah turnamen.
Lebih dari Sekadar Seragam
Mayoritas jersey yang masuk dalam daftar ini tidak hanya dinilai berdasarkan keindahan visual semata. Faktor sejarah, prestasi tim, serta momen ikonik yang diciptakan para pemain legendaris saat mengenakannya turut berperan besar dalam membangun status legendaris masing-masing jersey.
Dari merah sederhana milik Inggris 1966 hingga kuning ikonik Brasil 1970, setiap seragam memiliki cerita tersendiri yang menjadikannya bagian tak terpisahkan dari sejarah Piala Dunia.






