Widget Artikel Samping
“Kita semua harus prihatin dengan apa yang terjadi di USK. Kampus ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga harapan jutaan rakyat Aceh untuk mendapatkan generasi yang berkualitas. Karena itu, saatnya semua pihak berpikir jernih dan tidak membiarkan emosi menguasai akal,” ujar Isa Alima dalam keterangannya.
Menurutnya, USK sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Aceh memiliki peran yang sangat strategis bagi perkembangan daerah. Setiap dinamika yang terjadi di dalamnya tidak hanya berdampak pada civitas akademika, tetapi juga pada citra dan masa depan Aceh secara luas.
“USK adalah jantung pendidikan rakyat Aceh. Kita tidak bisa membiarkan apa yang terjadi merusak marwah kampus yang telah dibangun selama puluhan tahun. Semua pihak harus berpikir jernih, tidak terbawa emosi, dan bersama-sama menjaga suasana teduh,” tambahnya.
Isa Alima juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada pihak kampus dalam menangani situasi ini. Ia menegaskan bahwa proses investigasi yang sedang berjalan harus didukung dengan kesabaran dan keinginan bersama untuk menemukan solusi yang adil dan sesuai dengan kepentingan umum.
“Kita harus percaya pada proses yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Yang paling penting adalah kita semua tetap bisa menjaga suasana teduh di lingkungan kampus,” jelasnya.
Sebagai pemerhati publik yang telah lama mengamati perkembangan Aceh, ia berharap seluruh elemen di USK bisa kembali menyatukan tekad untuk menjaga marwah kampus dan membangun suasana yang kondusif. USK sebagai jantung hati pendidikan rakyat Aceh harus selalu menjadi tempat yang memberikan harapan dan berkontribusi pada kemajuan bersama daerah dan bangsa.
_Redaksi_
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News