Dalam amanatnya, Kadisdik menyampaikan pesan kuat kepada seluruh peserta didik agar terus menumbuhkan semangat belajar sebagai kunci utama meraih cita-cita. Ia menegaskan bahwa masa depan gemilang tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan kedisiplinan yang tinggi.
Widget Artikel Samping
“Disiplin adalah fondasi utama keberhasilan. Tanpa disiplin, potensi sebesar apa pun tidak akan berkembang maksimal,” ujarnya di hadapan ratusan siswa yang mengikuti upacara dengan khidmat.
Selain menyoroti pentingnya disiplin, Kadisdik juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi, khususnya gawai. Ia menilai penggunaan ponsel secara berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar dan berdampak pada kesehatan.
Ia secara tegas mengimbau para pelajar untuk tidak menghabiskan waktu malam hanya untuk bermain ponsel. Menurutnya, kebiasaan begadang tanpa manfaat akan menurunkan produktivitas serta menghambat pencapaian akademik.
“Jangan habiskan malam dengan begadang main HP. Jaga kesehatan dan fokuslah pada pendidikan agar masa depan kalian gemilang,” pesannya.
Upacara tersebut juga menjadi ajang penanaman nilai-nilai karakter, seperti tanggung jawab, kedisiplinan, serta rasa hormat kepada guru dan sesama. Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menunjukkan sikap hormat saat pengibaran bendera dan mendengarkan amanat pembina upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta unsur pembina lainnya yang bersama-sama mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, Dinas Pendidikan Aceh terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap bersaing di masa depan.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News