Dengan memakai topi caping dan tangan penuh lumpur, Serka Supardi menyatu bersama warga binaannya, memotong batang padi satu per satu.
Widget Artikel Samping
Tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian petani. Semua larut dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Bagi saya, membantu warga itu bukan hanya tugas, tapi bentuk kepedulian. Saat panen seperti ini, mereka butuh tenaga, dan saya siap turun langsung,” ujar Serka Supardi.
Warga pun menyambut kehadiran Babinsa mereka dengan antusias. Menurut beberapa petani, kehadiran Serka Supardi bukan hanya menambah semangat, tapi juga jadi simbol bahwa TNI selalu ada untuk rakyat bukan hanya saat bencana, tapi juga dalam kegiatan sehari-hari seperti bertani.
“Pak Babinsa itu orangnya baik, nggak segan-segan ikut kerja bareng kami. Kami merasa dihargai,” ucap salah satu petani di Desa Maheng.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui keterlibatan langsung Babinsa, TNI ingin memastikan bahwa para petani mendapat dukungan moral maupun tenaga dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayahnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News