Dalam sambutan Gubernur Aceh yang dibacakan Drs. Syakir, M.Si., Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Sosial dan Kementerian PU, atas hadirnya Sekolah Rakyat di Aceh. Program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan sekaligus menjadi ikhtiar memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Widget Artikel Samping
Syakir menyampaikan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bukan sekadar memperkenalkan lingkungan belajar, tetapi juga menjadi momentum bagi para peserta didik untuk mulai membangun karakter, menumbuhkan kedisiplinan, semangat belajar, serta rasa percaya diri sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.
Ia mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menghormati guru, menyayangi sesama teman, mematuhi tata tertib sekolah, serta membiasakan diri menjadi pribadi yang jujur, mandiri, disiplin, dan berakhlak mulia.
Kepada para guru dan tenaga kependidikan, Syakir berharap agar terus menjalankan amanah mendidik dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan. Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya bertujuan mencerdaskan peserta didik, tetapi juga membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pemerintah Aceh, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat agar berjalan secara berkelanjutan dan mampu melahirkan sumber daya manusia Aceh yang unggul, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam dan kearifan budaya Aceh.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News