Haziah Isma, murid kelas 1A, mengaku senang dengan program ini. Saat ditanya mengenai rasa makanan, ia menjawab singkat, “Enak yah,” katanya polos.
Widget Artikel Samping
Ibu Sri yang turut mendampingi pembagian MBG memberikan semangat kepada murid-murid. “MBG perdana SD Lamsayuen, selamat menikmati,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, pihak sekolah telah menginformasikan kepada orang tua murid melalui grup WhatsApp agar setiap siswa membawa tempat makan kosong sebagai wadah nasi. Hal ini karena wadah resmi dari program MBG akan ditarik kembali.
“Alhamdulillah, BSK (Bantuan Sosial Kesejahteraan) sudah masuk ke sekolah kita. Mohon ayah/bunda menyiapkan wadah pengganti untuk anak-anak. Atas perhatian dan kerja sama, kami ucapkan banyak terima kasih,” demikian isi seruan dari guru yang disampaikan kepada wali murid.
Pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya dukungan dan kerja sama dari orang tua agar program ini berjalan lancar.
Dengan hadirnya MBG ini, diharapkan siswa semakin bersemangat belajar karena kebutuhan gizi mereka mendapat perhatian sejak dini.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News