JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perbaikan kendala pada core tax administration system (coretax) milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) harus tuntas dalam waktu sebulan. Gangguan pada sistem pajak digital ini dikhawatirkan menghambat layanan SPT Tahunan 2025.
Purbaya memastikan dirinya terus memantau progres perbaikan dan siap mendatangkan pakar teknologi informasi untuk mempercepat proses.
“Keterlambatan-keterlambatan di coretax akan kita perbaiki secepatnya. Dalam waktu 1 bulan harusnya bisa. Itu problemnya IT? Nanti saya bawa jago-jago IT dari luar yang bisa memperbaiki itu dengan cepat,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menambahkan, cakupan coretax yang luas membuat proses penyempurnaan perlu dilakukan bertahap.
“Pemeliharaan dan stabilisasi penting sebelum beroperasi penuh. Terlebih, penyampaian SPT Tahunan 2025 ditargetkan sudah bisa online melalui coretax. Insyaallah handover Desember 2025 bisa smooth,” kata Bimo.
DJP telah menyiapkan peta jalan (roadmap) perbaikan yang mencakup aplikasi, basis data, dan infrastruktur.
Perbaikan bug dijadwalkan tuntas Juli 2025.
Peningkatan infrastruktur juga rampung Juli 2025.
Migrasi data dari sistem lama ke coretax ditargetkan selesai Desember 2025.
Pemerintah berharap langkah cepat ini memastikan pelayanan pajak tetap lancar dan penyampaian SPT Tahunan 2025 dapat berlangsung sepenuhnya daring.(**)






