Kegiatan dipandu oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Timur, Tgk. M. Thahir, MD, yang juga merupakan guru di Pesantren Nurul Ulum Peureulak. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. “Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang istiqamah, cinta ilmu, dan berakhlakul karimah,” ujarnya, Senin (15/9)
Widget Artikel Samping
Ketua Panitia, Tgk. H. T. Fahrizal, Lc, MA, menambahkan bahwa pola pembacaan Al-Qur’an di Pesantren Nurul Ulum dirancang dengan target satu kali khatam setiap semester. Pola ini diharapkan mampu membentuk konsistensi dan kedisiplinan santri dalam membaca sekaligus memahami Al-Qur’an.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an bukan hanya menjadi simbol keberhasilan santri dalam menyelesaikan bacaan, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap Al-Qur’an. Dengan demikian, santri tidak hanya dituntut mampu membaca secara fasih, tetapi juga berusaha mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Acara turut diwarnai dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan tausiah dari para ulama yang memberi pencerahan rohani bagi hadirin. Kehadiran tokoh masyarakat, wali santri, serta jamaah menambah semarak dan kekhidmatan kegiatan tersebut.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pesantren Nurul Ulum Peureulak semakin meneguhkan komitmennya sebagai pusat pendidikan agama yang menekankan pengamalan nilai-nilai Qur’ani serta syiar Islam di Aceh Timur.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News