Atas nama Pemerintah Aceh, Taufik menyampaikan apresiasi kepada IKAGARA yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, silaturahmi menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat rasa memiliki terhadap daerah asal, sekaligus membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Aceh.
Widget Artikel Samping
Ia mengatakan, masyarakat Aceh Tenggara memiliki kekayaan adat, budaya, dan tradisi yang menjadi bagian penting dari keberagaman budaya Aceh. Karena itu, ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut terus terpelihara dan menjadi kekuatan untuk mempererat hubungan antar masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar pertemuan, tetapi merupakan ikhtiar untuk terus merawat persaudaraan, memperkuat rasa memiliki terhadap daerah asal, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat Aceh yang beragam,” ujar Taufik.
Pada momen tersebut, Taufik juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis, mengedepankan musyawarah, serta menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.
Agenda dilanjutkan dengan prosesi peusijuek terhadap Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., sebagai wujud doa dan harapan agar Kapolda senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Taufik berharap kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh, kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kedamaian Aceh. Menurutnya, upaya menjaga situasi yang aman dan kondusif membutuhkan dukungan serta tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. []
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News