Polri Kerahkan 10 K9 SAR Berpengalaman dan 3,4 Ton Logistik ke Flores untuk Percepat Pencarian Korban Gempa

Penggunaan pesawat khusus dengan rute tersendiri dilakukan untuk mempercepat pergeseran kemampuan SAR Polri, sekaligus mengangkut perlengkapan operasional dan bantuan logistik. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat pencarian korban pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 10 K9 SAR berpengalaman dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri diterbangkan menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501 dengan rute tersendiri Pondok Cabe–Labuan Bajo. Penerbangan dipimpin Kapten Penerbang Kp M. Rahman dan Kp Hendri S, bersama lima kru lainnya, berangkat dari Pondok Cabe pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar 17.05 WITA. Penggunaan pesawat khusus dengan rute tersendiri dilakukan untuk mempercepat pergeseran kemampuan SAR Polri, sekaligus mengangkut perlengkapan operasional dan bantuan logistik.

Sebanyak 21 personel Ditpolsatwa diberangkatkan untuk mendukung operasional 10 K9. Tim dipimpin Iptu Erasmus selaku Katim K9, dengan dukungan Ipda drh. Linda dan Aipda Triyo sebagai tenaga veteriner, serta handler dan pelindung yang bertugas mendampingi K9 serta memastikan keamanan tim. Sepuluh K9 yang diterjunkan terdiri dari Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, Sita, Koni, Kyara, Gejlon, dan Gizi, yang memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR) serta cadaver untuk mendeteksi aroma tubuh manusia di bawah reruntuhan.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Pengerahan ini juga diperkuat pengalaman K9 Ditpolsatwa dalam penanganan bencana di Sumatera pada 2025, seperti di Sumatera Utara pada Desember 2025. Setibanya di Lapangan, tim dibagi menjadi tiga regu untuk melaksanakan tugas BKO di wilayah hukum Polda NTT, dengan wilayah perhatian awal meliputi Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kecepatan menjadi prioritas utama dalam evakuasi dan penyelamatan korban selamat. Selain 10 K9 dan 21 personel, pesawat membawa muatan seberat sekitar 3.411 kilogram atau 3,4 ton yang terdiri dari kennel box, perlengkapan tim, pakan K9, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, 409 kilogram obat-obatan, banner, stiker, serta logistik lainnya.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait