Mengusung tema “We Care for Mental Health”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, seperti skrining adiksi game online dan media sosial, pengisian Mood Meter Wall, serta konsultasi langsung bersama psikiater dan psikolog klinis.
Widget Artikel Samping
Ketua Program Studi PPDS Psikiatri FK USK, dr. Syahrial, Sp.KJ (K), menyampaikan bahwa kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan zat adiktif dan adiksi digital, serta pentingnya menjaga kesehatan mental.
“Adiksi, baik terhadap zat maupun digital, adalah gangguan medis yang bisa ditangani secara profesional. Lewat kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih mengenal dan peduli terhadap kesehatan jiwa,” ujarnya.
Booth Psikiatri FK USK juga menyediakan kuis mitos dan fakta seputar adiksi, penempelan emoji pada Mood Meter Wall, serta area menulis pesan dukungan untuk penyintas adiksi. Tim edukasi turut berkeliling mengajak pengunjung CFD berdiskusi ringan dan mengisi kuesioner daring terkait kesehatan mental.
Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya warga yang mengikuti skrining, berkonsultasi, dan berdialog seputar isu psikologis yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Syahrial berharap, kolaborasi antara PPDS Psikiatri FK USK dan RSJ Aceh ini dapat meningkatkan literasi kesehatan jiwa, menghapus stigma terhadap gangguan mental, serta mendorong langkah-langkah preventif dan kuratif terhadap adiksi di tengah masyarakat. (*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News