Parma menutup musim Serie A 2025-26 di peringkat ke-13 di bawah asuhan pelatih kepala Carlos Cuesta, yang mulai menjabat pada Juni 2025 setelah lima tahun menjadi asisten Mikel Arteta di Arsenal. Matteo Pellegrino menjadi pencetak gol terbanyak Gialloblu dengan sembilan gol liga dari total 28 gol, sementara lini pertahanan kebobolan 46 gol yang masih harus dibenahi Cuesta. Parma memulai persiapan musim 2026/27 di Mutti Training Center di Collecchio pada 13 Juli sebelum ke Trentino untuk pemusatan latihan di Pinzolo, termasuk turnamen segitiga di Stadion Briamasco Trento pada 25 Juli melawan Sassuolo dan tim tuan rumah. Parma bermain imbang 1-1 melawan Arezzo pada 30 Juli, imbang 1-1 lagi melawan Iraklis Thessaloniki pada 2 Agustus, dan kalah 0-2 dari Sampdoria di Tardini pada 9 Agustus.
Widget Artikel Samping
Di sisi lain, Catania finis sebagai runner-up Serie C Grup C dengan 19 kemenangan, 13 hasil imbang, dan enam kekalahan, sebelum tersingkir di semifinal playoff melawan Ascoli. Musim panas mereka diwarnai krisis registrasi karena gagal memenuhi batas waktu 10 Agustus untuk menyerahkan jaminan bank tambahan kepada federasi, membuat sekitar sepuluh pemain baru tidak dapat didaftarkan dan terancam pengurangan poin. Pelatih Emilio Longo tetap membawa timnya melewati babak pendahuluan Coppa Italia lewat adu penalti melawan Vicenza, dan kini harus menghadapi Parma di Stadio Ennio Tardini pada hari Jumat.
Terkait berita tim, kepindahan Zion Suzuki senilai €35 juta ke PSG hampir tuntas dan kemungkinan absen, menjadikan Edoardo Corvi sebagai kandidat kiper utama Parma. El Bilal Toure, yang dipinjamkan dari Atalanta, siap tampil bersama Pellegrino dan Frigan di lini depan, sementara rekrutan baru David Romero baru tiba sehari sebelum pertandingan. Di kubu Catania, Emilio Longo menghadapi skuad yang terbatas akibat krisis pendaftaran. Dini diprediksi kembali mengawal gawang, dengan hanya sekitar 16 pemain senior yang tersedia, sementara Salvatore Caturano dapat dimainkan karena sanksinya hanya berlaku di liga, serta bek Fabio Ponsi direkrut sebagai pelapis darurat.
Prediksi susunan pemain Parma: Corvi; Delprato, Trolio, Circati, Valeri; Ordonez, Sorensen, Keita; Frigan, Toure, Pellegrino. Prediksi susunan pemain Catania: Dini; Raimo, Ierardi, Quaini, Donnarumma; Tacchio, Corbari, Jimenez; Cicerelli, Lunetta, Caturano.
Prediksi skor akhir pertandingan: Parma 2-0 Catania. Parma diunggulkan untuk meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya meskipun Catania berjuang keras mengatasi situasi sulit mereka.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News