Sejak awal acara, suasana religius terasa begitu kental. Lantunan doa, shalawat, dan dzikir menggema, menyatukan para jemaah dari berbagai daerah dalam satu ikhtiar spiritual untuk bangsa dan negara. Kehadiran Presiden Prabowo di tengah-tengah warga Nahdliyin semakin menambah kekhidmatan sekaligus semangat kebangsaan dalam momentum bersejarah satu abad NU tersebut.
Widget Artikel Samping
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut hangat oleh jajaran pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), para kiai, ulama, habaib, serta tokoh masyarakat. Ribuan jemaah yang memenuhi tribun stadion tampak berdiri dan melambaikan tangan, sebagian mengabadikan momen tersebut dengan gawai mereka, menandai kebahagiaan atas kehadiran kepala negara dalam acara keagamaan akbar ini.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dengan penuh khidmat. Ia tampak larut dalam doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, serta kemajuan Indonesia ke depan. Kehadiran Presiden dinilai sebagai bentuk nyata penghormatan negara terhadap peran besar NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak masa perjuangan hingga saat ini.
Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kebangsaan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, persatuan, dan cinta tanah air.
Ribuan jemaah yang hadir berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. Mereka datang dengan penuh semangat untuk mengikuti doa bersama sekaligus menyaksikan langsung kehadiran Presiden Prabowo. Panitia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar dengan pengamanan yang terkoordinasi.
Melalui kehadirannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam merawat harmoni antara negara dan ulama, serta mendukung peran NU sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas nasional. Mujahadah Kubro ini pun menjadi simbol kuat sinergi antara spiritualitas, kebangsaan, dan kepemimpinan nasional di tengah dinamika Indonesia ke depan.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News