“Perayaan Maulid selama 100 hari di Aceh tidak ada di daerah lain. Ini jadi khas Aceh dalam memetik semangat Nabi Muhammad dalam mengamalkan teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Safrizal, Senin (16/9/2024) di Banda Aceh.
Widget Artikel Samping
Safrizal mengajak warga yang mengadakan kenduri diharapkan dapat mengundang para atlet PON menikmati kenduri Maulid Nabi. Bagi kontingen dari /luar Aceh, hal ini akan menjadi hal yang berkesan yang menjadi cerita-cerita di daerah masing-masing.
“Kita sampaikan keramah-tamah rakyat Aceh kepada saudara kita para kontingen PON XXI Aceh-Sumut melalui diplomasi kuliner,” pinta lulusan terbaik STPDN Angkatan I .
Sebelumnya pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Ahad, 15 September 2024. Safrizal ZA menyampaikan tentang kepemimpinan dalam konteks ajaran Nabi Muhammad SAW.
Dalam sambutannya, Safrizal menekankan kemajuan sebuah negeri sangat bergantung pada integritas para pemimpinnya.
“Tidak ada negeri yang bisa maju jika pemimpinnya tidak amanah, jujur, fatanah, dan adil. Seorang pemimpin harus jujur kepada diri sendiri dan rakyat, serta amanah dalam menjalankan kepercayaan yang diberikan,” ujar mantan lurah di Kota Lhokseumawe di era 1990-an.
Safrizal mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas hidup. Dengan memperteguh Syariat Islam dan mengikuti sunnah Nabi, Safrizal berharap Aceh dapat mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi, serta mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News