Kepala SMPN 1 Darul Imarah, Affilinda, M.Pd, didampingi Ketua Komite Sekolah, Zainuri, ST, menyampaikan bahwa sekolah hanya memiliki daya tampung sebanyak tujuh rombongan belajar (Rombel), atau sekitar 224 siswa. Dengan demikian, sebanyak 147 siswa tidak tertampung.
“Proses seleksi dilakukan berdasarkan rekap nilai rapor kelas V dan semester I kelas VI, serta tes membaca Al-Qur’an sebagai pendataan awal,” ujar Affilinda, Jumat, 16 Mei 2025.
Pendaftaran dibuka melalui jalur reguler dan prestasi. Berdasarkan data, 41,8 persen pendaftar berasal dari jalur domisili, 13,6 persen dari jalur prestasi, 40 persen dari desa tetangga di wilayah Darul Imarah, dan 4,6 persen dari luar kecamatan.
Pendaftaran Tahap Kedua Dibuka, Fokus Siswa Sekitar
Melihat antusiasme masyarakat dan masih banyaknya calon siswa dari gampong sekitar yang belum tertampung, sekolah bersama komite sepakat membuka pendaftaran tahap kedua dengan menambah satu rombel.
“Pendaftaran ini diperuntukkan bagi siswa dari Gampong Lampeuneurut Ujong Blang, Lampeuneurut Gampong, Tingkem, dan Lamreung. Mereka sebelumnya sudah mendaftar tapi belum tertampung,” jelas Zainuri.
Ia menambahkan bahwa rencana ini telah dibicarakan sejak awal, namun baru diumumkan setelah pendaftaran ulang tahap pertama selesai dilakukan.
Biaya Atribut Disepakati Bersama Orang Tua
Menanggapi pertanyaan soal biaya, Affilinda menegaskan bahwa tidak ada pungutan liar. Biaya hanya untuk pengadaan pakaian seragam dan atribut sekolah yang disiapkan oleh pihak sekolah.
“Ini hasil kesepakatan dengan perwakilan orang tua siswa agar seluruh siswa memiliki perlengkapan yang sama. Pembayaran pun bisa dicicil sesuai kemampuan masing-masing orang tua,” ungkapnya.
Affilinda menutup keterangannya dengan ucapan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. “Kami akan terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik dan menjunjung prinsip keadilan dalam penerimaan siswa baru.” []






