Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada 12 Oktober 2026. Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas praktik keterbukaan informasi dan transparansi yang dijalankan Solusi Bangun Indonesia sebagai perusahaan publik.
Widget Artikel Samping
Penilaian dalam ajang tersebut menggunakan ASEAN Corporate Governance Scorecard, yang menjadi acuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Solusi Bangun Indonesia, Asruddin, mengatakan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan publik kepada pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
“Bagi kami, keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban sebagai perusahaan terbuka, tetapi juga bentuk tanggung jawab untuk membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Karena itu, kami terus berupaya memastikan informasi yang disampaikan relevan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Asruddin.
Ia menjelaskan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik harus tercermin dalam setiap proses bisnis, mulai dari kualitas pelaporan, pengelolaan risiko, hingga penguatan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan.
Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan prinsip tata kelola menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga kualitas pengelolaan perusahaan, khususnya di tengah dinamika industri bahan bangunan yang terus berkembang.
Pada penyelenggaraan tahun ini, IICD memberikan penghargaan kepada 35 emiten, yang terdiri atas 20 perusahaan berkapitalisasi pasar besar (*BigCap*) dan 15 perusahaan berkapitalisasi pasar menengah (MidCap).
Asruddin menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau *Good Corporate Governance* (GCG) sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.
“Kepercayaan pemangku kepentingan dibangun melalui konsistensi dalam menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan risiko yang bertanggung jawab. Kami akan terus melakukan perbaikan agar tata kelola dapat mendukung daya saing serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Asruddin.(*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News