Bantuan kemanusiaan itu diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, kepada Wakil Gubernur Aceh sebagai bentuk dukungan PMI terhadap upaya penanganan kondisi darurat serta percepatan pemulihan masyarakat terdampak di Aceh.
Widget Artikel Samping
Adapun bantuan yang diterima Pemerintah Aceh mencakup beras sebanyak 500 ton sebagai bantuan utama, disertai berbagai logistik pendukung lainnya. Bantuan tersebut antara lain air mineral, mie instan, paket makanan, hygiene kit, paket pakaian, perlengkapan sekolah anak, obat-obatan, alat kebersihan, genset, mesin sedot lumpur, mini excavator, serta perlengkapan dapur dan sanitasi.
Seluruh bantuan ini selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota terdampak di Aceh berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, melalui mekanisme koordinasi lintas instansi dan pemerintah daerah setempat.
Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan hasil partisipasi berbagai perusahaan serta donasi perorangan yang dihimpun melalui Palang Merah Indonesia sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Aceh.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI, khususnya kepada Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan tersebut.
“Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih kepada PMI, perusahaan-perusahaan, serta para donatur perorangan atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan kepada masyarakat Aceh. Bantuan ini akan segera disalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran,” ujar Fadhlullah.
Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News