Wali Nanggroe Ajak Semua Elemen Bersatu Perangi Narkoba

Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Banda Aceh — Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, kembali menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di Tanah Rencong. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu dan memperkuat komitmen bersama dalam melawan peredaran gelap narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, bertepatan dengan momentum kampanye anti-narkoba dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Badan Narkotika Nasional yang jatuh pada 26 Maret 2026 lalu.

Bacaan Lainnya

Menurut Wali Nanggroe, ancaman narkotika bukan sekadar persoalan hukum, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda Aceh. Ia menilai, maraknya peredaran narkoba dapat merusak sendi-sendi kehidupan sosial, menghancurkan potensi generasi penerus, serta menghambat pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Aceh yang kuat dan bermartabat hanya dapat terwujud apabila generasi mudanya terbebas dari narkoba. Oleh karena itu, kita harus menjaga negeri ini dengan komitmen bersama dan langkah nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga keluarga sebagai benteng pertama dalam membentengi generasi muda.

Dalam pandangannya, keluarga memiliki peran strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini. Pendidikan karakter, pengawasan, serta penanaman nilai-nilai moral menjadi kunci penting dalam membentuk generasi yang tangguh dan berintegritas.

Selain itu, Wali Nanggroe juga mendorong penguatan sinergi antarinstansi, khususnya dengan BNN Provinsi Aceh, guna memastikan upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

Momentum peringatan HUT BNN ke-24 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat tentang bahaya narkoba. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan gerakan melawan narkoba sebagai bagian dari tanggung jawab moral bersama.

“Melindungi generasi muda dari ancaman narkoba adalah tugas kita semua. Bersatu kita kuat, dan bersama kita pasti mampu melawan narkoba,” pungkasnya.

Dengan komitmen bersama dan langkah konkret dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan Aceh dapat terbebas dari ancaman narkotika serta melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait