Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan mahasiswa UPT Asrama USK yang sedang menghadapi keterlambatan pencairan dana KIP-K. Bantuan diberikan kepada mahasiswa penerima KIP-K Tahun 2026 yang hingga saat ini belum menerima pencairan dana KIP-K dan berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan disalurkan dalam bentuk paket sembako yang terdiri dari beras, telur, minyak goreng, biskuit, mi instan, kecap, dan saus.
Widget Artikel Samping
Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt., menyampaikan apresiasi kepada YBM PLN Aceh atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan dalam membantu mahasiswa yang membutuhkan. “Bantuan ini sangat berarti bagi mahasiswa KIP-K yang masih menunggu pencairan dana dan berasal dari keluarga kurang mampu. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari mereka selama menjalani perkuliahan,” ujar Tedy.
Ketua YBM PLN UID Aceh Muhammad Rizal, menyampaikan bahwa penyaluran tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk memastikan dana zakat dapat memberikan manfaat secara langsung kepada mahasiswa yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mahasiswa selama menunggu pencairan KIP-K. Semoga kolaborasi dengan Rumah Amal Masjid Jamik USK dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Muhammad Rizal.
Ikrami Maisarah salah seorang mahasiswa penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama selama masih menunggu pencairan dana KIP-K. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami sebagai mahasiswa yang sedang menunggu pencairan KIP-K. Sembako yang diberikan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sehingga sedikit meringankan beban kami dan membuat kami bisa lebih fokus menjalani perkuliahan. Terima kasih kepada YBM PLN UID Aceh dan Rumah Amal Masjid Jamik USK,” ungkapnya.
Rumah Amal Masjid Jamik USK turut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para muzakki YBM PLN UID Aceh yang telah menunaikan zakat dan mempercayakan pengelolaannya untuk disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan menjadi dukungan nyata dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani pendidikan.
Penyaluran bantuan dilaksanakan di UPT Asrama USK dan turut dihadiri oleh Manajemen YBM PLN UID Aceh, pengurus Rumah Amal Masjid Jamik USK, Kepala UPT Asrama USK, serta mahasiswa penerima manfaat.
Kebutuhan mahasiswa dari keluarga kurang mampu masih terus ada. Karena itu, Rumah Amal Masjid Jamik USK mengajak para muzakki, donatur, alumni, civitas akademika USK, serta masyarakat luas untuk bersama-sama melanjutkan kepedulian melalui Program Peduli Sigra.
Melalui Program Peduli Sigra, Rumah Amal Masjid Jamik USK terus berupaya menghadirkan dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan manfaat dana zakat untuk pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.
Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui dukungan pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat terus menjalani pendidikan dengan lebih baik.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News