Pertemuan tersebut bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga bentuk apresiasi atas peran besar para istri mantan panglima wilayah dalam mendukung kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).
Widget Artikel Samping
Dalam suasana hangat itu, Kak Na mengajak seluruh istri mantan panglima untuk ikut membangun sektor UMKM. Menurutnya, usaha kecil menengah bisa menjadi jalan agar para istri lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi.
“Istri mantan panglima wilayah harus bisa mandiri. UMKM adalah salah satu kuncinya. Kita bisa kembangkan kuliner, kerajinan, dan berbagai usaha kreatif lainnya,” ujar Kak Na.
Tak sekadar ajakan, Kak Na juga berkomitmen mendampingi mereka dalam membangun UMKM, mulai dari akses permodalan, produksi, hingga pemasaran.
Ajakan tersebut disambut antusias. Istri mantan panglima wilayah Aceh Tenggara, Bintang Prayun, mengaku pertemuan ini sangat berarti.
“Kami merasa perjuangan kami mendukung Mualem benar-benar dihargai,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan istri mantan panglima Pasee, Zainabon.
“Kami sangat senang dan mendukung penuh gagasan Kak Na. Bahkan kalau bisa, pertemuan seperti ini diadakan minimal dua kali setahun,” ujarnya penuh semangat.
Pertemuan ini pun menandai awal langkah bersama, di mana kekompakan para istri mantan panglima wilayah tak hanya untuk silaturahmi, tapi juga untuk membangun kemandirian ekonomi melalui UMKM.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News