Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 sekaligus menjadi momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai aksi sosial dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Widget Artikel Samping
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Pangdam Iskandar Muda, Waaster Kasdam IM Letkol Kav Makhyar, S.T., M.M., mewakili Gubernur Aceh Kepala Dinas Pertanian Aceh Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., unsur Forkopimda, pemerintah daerah, para geuchik, tokoh masyarakat, pelajar, serta masyarakat Kecamatan Suka Makmur.
Dalam sambutannya, Dandim 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal Noerdin mengatakan bahwa kegiatan Karya Bakti Penguatan Binter merupakan implementasi nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Melalui Penguatan Binter ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai bagian dari sistem pertahanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab lebih untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat. Apa yang kami lakukan hari ini merupakan wujud nyata semangat Negara Hadir untuk Rakyat,” ujar Dandim.
Dandim menjelaskan, penguatan Binter yang dilaksanakan Kodim 0101/KBA tidak hanya berfokus pada satu kegiatan, tetapi diwujudkan melalui berbagai program yang telah dan sedang dilaksanakan di wilayah binaan.
Beberapa kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon mangrove, anjangsana kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, bazar pasar murah, aksi peduli sampah dan penanaman pohon, rehabilitasi Balai Makam Panglima Polem, rehabilitasi Pesantren Nurul Hikmah Kuta Malaka, pembangunan MCK bagi masyarakat serta di Dayah Al-Aziziyah Lueng Bata, pembangunan meunasah di Kampung Mualaf, rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik mantan kombatan dan warakawuri, rehabilitasi Kantor Keuchik, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan meunasah di Desa Lambaro Biluy, Kecamatan Darul Kamal, penyaluran bantuan bibit kelapa, pinang, bibit bebek, dan bibit sapi kepada masyarakat Desa Lambaro Biluy, pembangunan satu unit jaringan pipanisasi di Kecamatan Lhoknga, penyaluran 25 unit pompa air untuk sawah tadah hujan, pembangunan 25 unit sumur bor, hingga pembersihan saluran irigasi pertanian sepanjang dua kilometer di Kecamatan Suka Makmur.
Menurut Dandim, seluruh program tersebut merupakan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat di lapangan yang kemudian diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap seluruh program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah atau TNI semata, tetapi lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun daerah,” tambahnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News