Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya ancaman kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan perkantoran maupun permukiman masyarakat.
Widget Artikel Samping
Dalam simulasi tersebut, para personel dilatih untuk merespons kejadian kebakaran secara cepat dan terukur, mulai dari prosedur pelaporan, evakuasi penghuni gedung, penggunaan alat pemadam api khususnya Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga langkah-langkah pengamanan area terdampak.
Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0101/Kota Banda Aceh Mayor Inf Muliadi selaku penyelenggara kegiatan menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan membangun pemahaman dan keterampilan personel dalam menghadapi kondisi darurat sehingga dapat meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material apabila terjadi kebakaran yang sebenarnya.
“Kecepatan bertindak dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran. Karena itu, seluruh personel harus memahami prosedur yang benar dan mampu melaksanakannya dengan cepat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan simulasi, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan latihan. Mereka mempraktikkan cara penggunaan Damkar serta teknik evakuasi yang aman sesuai standar keselamatan.
Melalui latihan ini, Kodim 0101/Kota Banda Aceh berharap seluruh personel memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, sekaligus mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News