Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, ACEH BESAR — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat komunikasi dan membangun kemitraan dengan berbagai unsur di daerah. Kali ini, jajaran pengurus SMSI Aceh Besar melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh (KBA), Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., Rabu (23/9/2026).
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kodim 0101/KBA tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog mengenai peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta pentingnya membangun ekosistem pemberitaan yang sehat, faktual dan memberikan manfaat bagi daerah.
Rombongan SMSI Aceh Besar dipimpin Ketua Zulfikar, S.Pd., didampingi Sekretaris Sadhali, S.Pd., Bendahara Azhari Usman, S.Pd., dan Wakil Bendahara Nazarullah, SE.
Dalam pertemuan itu, Ketua SMSI Aceh Besar Zulfikar menyampaikan apresiasi kepada Dandim 0101/KBA beserta jajaran atas penerimaan dan sambutan terhadap pengurus SMSI Aceh Besar.
Zulfikar mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah awal SMSI Aceh Besar dalam memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi kelembagaan dengan berbagai unsur strategis di Kabupaten Aceh Besar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan Dandim 0101/KBA. Silaturahmi ini sangat berarti bagi kami untuk membangun komunikasi yang lebih baik dan membuka ruang sinergi ke depan,” ujar Zulfikar.
Ia menjelaskan, SMSI Aceh Besar menaungi perusahaan-perusahaan media siber yang memiliki peran dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Karena itu, pihaknya siap mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan positif TNI, khususnya Kodim 0101/KBA, melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang.
“SMSI Aceh Besar siap bersinergi dengan Kodim 0101/KBA dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami ingin media yang tergabung di SMSI tidak hanya cepat dalam memberitakan, tetapi juga mengedepankan akurasi, keberimbangan dan kepentingan publik,” katanya.
Menurut Zulfikar, kemitraan antara media dan TNI sangat penting dalam membangun komunikasi publik yang konstruktif. Berbagai kegiatan TNI di tengah masyarakat, termasuk kegiatan sosial, pembinaan teritorial dan program kemasyarakatan, perlu diketahui masyarakat secara luas.
Ia menambahkan, SMSI Aceh Besar juga akan melaksanakan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2029 yang direncanakan pada pertengahan Oktober mendatang.
“Pelantikan nanti menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat organisasi dan membangun sinergi yang lebih luas dengan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat di Aceh Besar,” ujarnya.
Dandim: Mari Sama-Sama Menyuarakan Kebenaran
Menanggapi audiensi tersebut, Dandim 0101/KBA Kolonel Inf Faurizal Noerdin menyambut baik kehadiran pengurus SMSI Aceh Besar.
Menurut Faurizal, perkembangan teknologi informasi telah membuat arus informasi bergerak sangat cepat. Kondisi tersebut menempatkan media pada posisi penting dalam membentuk pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
Karena itu, ia berharap media dapat menjalankan perannya dengan tetap mengedepankan kebenaran, fakta dan kepentingan masyarakat.
“Harapan kita, sebagai bagian dari anak bangsa dan rakyat yang memang diberikan tanggung jawab sebagai prajurit, kita berharap sama-sama menyuarakan kebenaran, sama-sama menjaga iklim yang sehat,” ujar Faurizal.
Ia menilai, hubungan yang baik antara media dan TNI perlu terus dibangun melalui komunikasi dan silaturahmi. Dengan komunikasi yang terbuka, informasi mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan TNI bersama masyarakat dapat disampaikan secara lebih baik kepada publik.
Faurizal mengatakan, TNI memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen bangsa, termasuk hadir di tengah masyarakat. Di sisi lain, media memiliki tanggung jawab sosial untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Harapan kita, kita bisa sama-sama membangun negeri ini. Dimulai dari Kabupaten Aceh Besar khususnya, kemudian Provinsi Aceh dan seterusnya secara nasional,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Media, menurutnya, memiliki ruang dan peran tersendiri dalam mendukung proses tersebut melalui pemberitaan yang dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat.
“Media punya peran yang sangat penting. Apa yang dilakukan oleh pemerintah, TNI, Polri maupun masyarakat bisa disampaikan kepada publik sehingga masyarakat mengetahui apa yang sedang dilakukan dan apa manfaatnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Faurizal berharap SMSI Aceh Besar bersama seluruh perusahaan media yang tergabung di dalamnya dapat terus menjaga kualitas pemberitaan.
Menurutnya, berita yang disampaikan kepada masyarakat hendaknya tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga mempertimbangkan kebenaran informasi dan dampaknya terhadap kehidupan sosial.
“Kita tingkatkan sama-sama kesejahteraan dengan berita-berita yang benar, berita yang sehat,” kata Faurizal.
Ia berharap pemberitaan yang sehat dapat ikut menciptakan suasana yang kondusif serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar.
“Kalau informasi yang disampaikan benar dan sehat, masyarakat akan mendapatkan pemahaman yang baik. Dari sana kita bisa bersama-sama membangun daerah ini,” tambahnya.
Faurizal juga menyambut baik rencana pelantikan pengurus SMSI Aceh Besar masa bakti 2026–2029. Ia berharap kepengurusan tersebut dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat profesionalisme perusahaan media siber di Aceh Besar.
“Kita berharap SMSI Aceh Besar dapat berkembang, dapat menjalankan organisasinya dengan baik dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi yang dibangun tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui komunikasi yang berkelanjutan dan saling memberikan informasi sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
“Yang penting komunikasi kita jaga. Silaturahmi kita jaga. Kita sama-sama berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan untuk daerah,” pungkasnya.
Dalam audiensi tersebut, Dandim 0101/KBA didampingi Pasi Intel Kodim 0101/KBA, Kapten Ctp Zairul.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya SMSI Aceh Besar membangun jejaring dan sinergi dengan berbagai unsur strategis dalam rangka memperkuat peran perusahaan media siber sebagai salah satu bagian dari ekosistem informasi di Aceh Besar.(*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






