Berdasarkan informasi yang beredar, api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.00 WIB dari salah satu bangunan asrama santri. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bagian atap bangunan karena material yang mudah terbakar. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Besar segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
Widget Artikel Samping
Sejumlah unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga sekitar. Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena kobaran api sempat membesar akibat angin malam yang cukup kencang.
“Kebakaran berhasil dikendalikan setelah beberapa jam berjibaku di lokasi,” tulis akun resmi @damkaracehbesar yang mengunggah video penanganan kebakaran tersebut.
Hingga Jumat pagi, pihak pesantren maupun aparat terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran dan perkiraan kerugian yang ditimbulkan. Namun, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas saat ini masih melakukan pendinginan di lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui sumber api. Sementara itu, pihak pesantren berupaya mengevakuasi barang-barang santri yang masih bisa diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan padat aktivitas seperti pesantren, terutama pada malam hari.
Video kejadian tersebut telah beredar luas di media sosial dan menuai simpati warganet yang berharap aktivitas belajar para santri di Pesantren Babul Maghfirah segera kembali normal.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News