ACEH INDEPENDET – Enam puluh tahun setelah satu-satunya gelar Piala Dunia yang diraih Inggris pada 1966, turnamen 2026 kembali menghadirkan pertanyaan besar: mampukah skuad asuhan Thomas Tuchel mengakhiri penantian panjang dan melangkah hingga partai final?
Perjalanan Inggris menuju gelar dunia sangat bergantung pada posisi mereka di Grup L. Menjadi juara grup bisa membuka jalur yang relatif lebih bersahabat, sementara finis sebagai runner-up berpotensi menghadirkan lawan-lawan berat sejak fase gugur awal.
Jadwal Inggris di Grup L
- Inggris vs Kroasia – 17 Juni 2026 (Dallas)
- Inggris vs Ghana – 23 Juni 2026 (Boston)
- Inggris vs Panama – 27 Juni 2026 (New Jersey)
Laga pembuka melawan Croatia national football team diprediksi menjadi ujian terberat. Kroasia masih dihuni sejumlah pemain berpengalaman dan pernah menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018.
Jika mampu mengalahkan Kroasia dan menjadi juara grup, jalan Inggris menuju final akan terlihat jauh lebih menjanjikan.
Jika Inggris Menjadi Juara Grup L
Babak 32 Besar
Inggris akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup E, H, I, J, atau K.
Calon lawan yang mungkin muncul antara lain:
- Ivory Coast national football team
- Ecuador national football team
- Uruguay national football team
- Saudi Arabia national football team
- Norway national football team
- Senegal national football team
- Austria national football team
- Algeria national football team
- Colombia national football team
Babak 16 Besar
Jika lolos, Inggris kemungkinan besar akan menghadapi tuan rumah Mexico national football team di Stadion Azteca, Mexico City.
Perempat Final
Di sinilah tantangan besar mulai muncul.
Inggris berpotensi bertemu raksasa Amerika Selatan, Brazil national football team.
Pertemuan ini akan mengingatkan publik pada perempat final Piala Dunia 2002 ketika gol tendangan bebas legendaris Ronaldinho mengakhiri langkah The Three Lions.
Semifinal
Jika terus melaju, Inggris bisa menghadapi juara bertahan Argentina national football team.
Menariknya, Argentina berpotensi terlebih dahulu berduel dengan Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo dalam laga perempat final yang sangat dinantikan.
Final
Di partai puncak, lawan yang paling mungkin menunggu adalah Spain national football team.
Spanyol tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir dan pernah mengalahkan Inggris di final Euro 2024. Pertemuan ulang di final Piala Dunia tentu akan menjadi panggung balas dendam yang sempurna bagi skuad Tuchel.
Jika Inggris Hanya Menjadi Runner-up Grup
Finis di posisi kedua akan membuat jalan Inggris jauh lebih berat.
Babak 32 Besar
Inggris diperkirakan menghadapi Kolombia.
Babak 16 Besar
Tantangan sesungguhnya datang lebih cepat.
Inggris kemungkinan langsung bertemu Spanyol di fase ini, sebuah skenario yang dianggap sebagai “jalur mimpi buruk” bagi The Three Lions.
Perempat Final
Jika mampu menyingkirkan Spanyol, Inggris berpotensi bertemu Belgium national football team.
Semifinal
Di empat besar, lawan yang mungkin menunggu adalah tim nomor satu dunia saat ini, France national football team.
Final
Jika berhasil melewati seluruh rintangan tersebut, Inggris kemungkinan kembali bertemu Argentina di final.
Jika Inggris Finis Ketiga
Skenario ini tentu ingin dihindari oleh Tuchel.
Meski masih berpeluang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, Inggris akan langsung berhadapan dengan juara Grup K pada babak 32 besar.
Grup tersebut dihuni oleh:
- Portugal national football team
- DR Congo national football team
- Uzbekistan national football team
- Colombia national football team
Dengan kata lain, Inggris bisa langsung menghadapi Portugal yang dipimpin Ronaldo sejak fase pertama babak gugur.
Kesimpulan
Bagi Inggris, menjadi juara Grup L bukan sekadar target prestisius, tetapi juga kunci untuk mendapatkan jalur yang lebih ringan menuju final. Jika mampu finis di puncak klasemen, mereka berpotensi menghindari Spanyol dan Prancis hingga laga-laga akhir turnamen.
Namun jika tergelincir, skuad Tuchel bisa menghadapi serangkaian laga berat melawan Spanyol, Belgia, dan Prancis sebelum bahkan memikirkan partai final.







