Benarkah Daging Ayam Bisa Picu Kanker? Simak Penjelasan Ahli!

Foto: Pantauan harga daging ayam dan telur ayam di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Kamis (26/6/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Piala Dunia ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

acehindependent.com  – Baru-baru ini, ada penelitian dari Italia yang bikin heboh. Katanya, kalau lo makan ayam kebanyakan lebih dari 300 gram seminggu (alias 4 porsi) risiko kena kanker saluran pencernaan bisa naik sampai 27%.

Sedangkan yang makan ayam dikit, kurang dari 100 gram per minggu, risikonya jauh lebih rendah.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Tapi tunggu dulu, guys. Nggak semua orang setuju sama hasil riset ini. Banyak ahli kesehatan bilang hasilnya masih debatable.

Apa kata para ahli?
Medical News Today ngobrol sama dua pakar kece:

Dr. Wael Harb (ahli kanker)
Kristin Kirkpatrick (ahli diet dari Cleveland Clinic)
Mereka sepakat kalau penelitian ini sifatnya observasional. Artinya, cuma nunjukin hubungan, bukan bukti pasti kalau ayam penyebab kanker. Jadi jangan buru-buru panik.

“Menarik sih, tapi nggak bisa dibilang ayam langsung bikin kanker. Unggas tetep penting buat diet sehat, asal jangan kebanyakan,” kata Dr. Harb.

Jadi, masalahnya di ayamnya atau cara masaknya?
Ternyata, menurut para ahli, yang bikin bahaya itu bukan cuma dagingnya, tapi cara lo ngolahnya.

Ayam goreng, bakar, atau masak suhu tinggi bisa hasilin zat berbahaya kayak HCA & PAH, yang emang nyambung sama risiko kanker.

Ayam olahan kayak nugget beku atau ayam tepung goreng juga lebih “jahat” dibanding dada ayam panggang biasa.

Jadi, cara masak lo = faktor besar.

Ayam vs. Daging Merah, siapa yang lebih sehat?
Banyak yang mikir ayam lebih sehat dari daging merah. Emang sih, ayam lemaknya lebih rendah. Tapi, penelitian 2019 bilang, soal kolesterol, efek ayam & daging merah bisa mirip-mirip. Jadi nggak bisa asal klaim “ayam pasti lebih aman”.

Terus, aman makan ayam berapa banyak?
Menurut guideline kesehatan:

Idealnya nggak lebih dari 300 gram ayam per minggu.

Kalau punya riwayat keluarga kena kanker, bisa lebih aman kalau dibatesin ke sekitar 200 gram per minggu, terus tambah variasi protein lain kayak ikan, kacang, atau protein nabati.

Ayam masih oke asal secukupnya.

Cara masak jauh lebih penting—panggang atau rebus jelas lebih sehat daripada goreng tepung crispy.

Jangan lupa balance sama sayur, buah, biji-bijian, dan sumber protein lain biar tubuh tetep sehat.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait