ACEHINDEPENDENT.COM, Banda Aceh – Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW Aceh), Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, MM, bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan istri Gubernur Aceh, Marlina Usman, di Pendopo Gubernur pada Sabtu (29/9/2025). Pertemuan tersebut membahas permasalahan gedung BKOW yang hingga kini belum juga direhabilitasi.
Kasumi menjelaskan bahwa sejak Februari 2025, gedung BKOW yang terletak di Jalan Abu Lam U, Banda Aceh, harus dikosongkan dengan alasan akan segera direhabilitasi. Namun, setelah lebih dari tujuh bulan, proses perbaikan tersebut belum juga dimulai. Kondisi ini membuat aktivitas organisasi terhambat karena tidak memiliki tempat berkantor tetap.
“Kami memohon bantuan Ibu Marlina Usman selaku Penasehat BKOW agar dapat memberikan solusi sehingga BKOW bisa kembali berkantor di tempat yang sudah menjadi pusat kegiatan sejak tahun 1956,” ujar Kasumi. Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi oleh Sekretaris BKOW, Dr. Hj. Harbiyah Gani, M.Pd., serta perwakilan dari 10 organisasi wanita yang bernaung di bawah BKOW.
Kasumi menambahkan, hingga saat ini BKOW menaungi 44 organisasi wanita di Provinsi Aceh. Biasanya, seluruh kegiatan terpusat di gedung BKOW, namun akibat kondisi gedung yang tidak dapat digunakan, berbagai kegiatan harus dilaksanakan secara berpindah-pindah, yang tentu saja menimbulkan kendala.
Mendengar keluhan tersebut, Marlina Usman merasa terharu sekaligus prihatin dengan kondisi yang dialami BKOW. Ia berjanji akan menjembatani persoalan ini dengan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, agar segera dicarikan solusi sesuai mekanisme yang berlaku.
“Masalah kembali berkantor di gedung akan coba dibantu melalui prosedur yang ada. Saya juga berharap organisasi wanita terus berkontribusi untuk kemajuan perempuan Aceh,” ujar Marlina.
Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan BKOW dapat segera kembali berkantor secara tetap dan melanjutkan kiprahnya sebagai wadah perjuangan organisasi perempuan di Aceh.






