Pidie – Camat Geumpang, Mahdi, ST, secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji yang berasal dari wilayah Kecamatan Geumpang dan Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Prosesi pelepasan berlangsung pada hari Kamis (14/5), dihadiri para keluarga, tokoh masyarakat, serta unsur pimpinan di kedua kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Geumpang menegaskan bahwa meski secara administrasi pemerintahan kedua wilayah ini sudah terpisah, ikatan persaudaraan dan persatuan tetap terjaga erat.
“Antara Geumpang dan Mane, secara administrasi pemerintahan memang kita sudah terpisah. Namun secara sosial kemasyarakatan, kita masih satu rumpun. Baik dilihat dari sejarah, budaya, maupun hubungan kekeluargaan yang telah terjalin turun-temurun, kita tetap satu jiwa dan satu semangat,” ujar Mahdi di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, Mahdi menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jamaah calon haji dari kedua kecamatan tersebut agar senantiasa menjaga kesehatan, baik selama perjalanan maupun saat berada di Tanah Suci. Kesehatan yang terjaga menjadi modal utama agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sempurna, tertib, dan mabrur.
“Pesan saya yang utama, jagalah kesehatan dan keselamatan diri selama di perjalanan maupun saat melaksanakan rangkaian ibadah. Jadikan momen suci ini untuk memperbanyak doa, tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk tanah kelahiran kita,” pesan Mahdi.
Camat Mahdi juga berharap agar para jamaah turut mendoakan agar kampung halaman senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya, bencana, dan musibah. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Provinsi Aceh tetap berada dalam suasana aman, damai, kondusif, dan penuh keberkahan bagi seluruh rakyatnya.
Acara pelepasan berlangsung dengan haru dan penuh doa. Keberangkatan jamaah ini menjadi momen istimewa yang kembali mempererat hubungan warga Geumpang dan Mane, membuktikan bahwa jarak administrasi tidak mampu memisahkan ikatan persaudaraan yang sudah terjalin sejak lama. Diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan pulang membawa gelar haji mabrur, serta menjadi duta perdamaian dan kebaikan bagi masyarakat setempat.(**)






