Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas, CYDC Pastikan Respons Banjir Pidie Jaya Inklusif

ACEHINDEPENDENT.COM, Pidie Jaya  – Curah hujan tinggi yang terjadi pada November 2025 telah menyebabkan banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, terutama di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu. Bencana ini mengakibatkan kerusakan rumah warga, terputusnya akses jalan, serta terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya kelompok rentan. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir merendam sejumlah gampong di Kabupaten Pidie Jaya dan menyebabkan sebagian warga mengungsi kerumah kerabat.

Sebagai respon cepat terhadap bencana tersebut, Children and Youth Disability for Change (CYDC) telah menyelesaikan pelaksanaan Program tanggap darurat banjir Pidie Jaya melalui penyaluran bantuan darurat kepada keluarga terdampak di wilayah paling parah. Program ini telah dilaksanakan pada 12–15 Januari 2026, dan memberikan manfaat langsung bagi penyandang disabilitas serta masyarakat terdampak lainnya dalam memenuhi kebutuhan dasar pasca bencana secara cepat, layak, dan bermartabat.

Bacaan Lainnya
Ads

“Respons bencana harus inklusif. CYDC memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam akses bantuan dan dukungan pemulihan awal.”- Mahmudi Yusbi, Direktur CYDC Program ini didukung oleh ASB (Arbeiter-Samariter-Bund) sebagai donor dalam memperkuat respon darurat yang cepat dan inklusif.

Bantuan Darurat yang Disalurkan

Dalam Program ini, CYDC telah menyalurkan bantuan darurat berupa:

  • Hygiene kit
  • Family kit
  • Selimut
  • Item pendukung penyandang disabilitas

Bantuan tersebut diterima dan dimanfaatkan oleh kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, perempuan kepala keluarga, serta keluarga miskin di wilayah terdampak banjir.

Penargetan yang Memprioritaskan Kelompok Rentan

Sebelum distribusi dilakukan, CYDC melaksanakan asesmen dan pendataan penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Program ini memprioritaskan:

  • Anak-anak
  • Perempuan kepala keluarga
  • Penyandang disabilitas
  • Lansia
  • Keluarga miskin di zona paling terdampak

Langkah ini dilakukan agar bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas yang menghadapi hambatan mobilitas maupun komunikasi dalam situasi darurat.

Inklusi Disabilitas Ditekankan Melalui Partisipasi Aktif dalam Tim Program

CYDC menegaskan bahwa inklusi dalam respon bencana tidak hanya berarti penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian penting dari pelaksana Program. Dalam Program ini, penyandang disabilitas terlibat aktif sejak proses asesmen hingga distri busi bantuan untuk memastikan pendekatan yang lebih aksesibel dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

Tim CYDC yang terlibat di antaranya:

  • Erlina Marlinda (disabilitas fisik)
  • Nurul Husna (Tuli)

Program ini juga melibatkan relawan lokal, termasuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Pidie Jaya, untuk mendukung proses distribusi agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

Target Penerima Manfaat

Program tanggap darurat ini telah menjangkau 500 masyarakat terdampak, termasuk kepala keluarga, anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, serta keluarga miskin di zona terdampak.

Lokasi Intervensi

Program dilaksanakan di dua kecamatan terdampak paling parah:

  • KecamatanMeurah Dua

– Gampong Dayah Usen

– Gampong Dayah Kruet

– Gampong Mns Bie

– Gampong Blang Cut

  • KecamatanMeureudu

– Gampong Berawang

– Gampong Meunasah Lhok

– Gampong MesjidTuha

– Gampong Meunasah Balek

CYDC berharap Program ini dapat menjadi praktik baik dalam respon kemanusiaan yang tidak hanya cepat, namun juga menjunjung prinsip kesetaraan akses dan partisipasi, terutama bagi penyandang disabilitas.

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait