Polres Aceh Tengah Monitoring Harga dan Ketersediaan Semen, Masyarakat Diimbau Tenang dan Tidak Melakukan Penimbunan

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

TAKENGON, ACEH INDEPENDENT – Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kasat Intelkam Iptu Denny Dharmawan S.H.,M.H.,C.PS melakukan kegiatan monitoring dan pengecekan terhadap sejumlah toko bangunan di wilayah kabupaten setempat, terkait kondisi ketersediaan dan harga semen yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Siaran pers yang diperoleh Rabu (29/7/2026), monitoring dilakukan di beberapa toko bangunan di Kecamatan Lut Tawar dan Kecamatan Bebesen guna memperoleh informasi secara langsung dari para pemilik usaha mengenai kondisi pasokan, distribusi, serta perkembangan harga semen di pasaran.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Berdasarkan hasil monitoring, diketahui bahwa beberapa toko bangunan mengalami keterbatasan stok bahkan tidak lagi memiliki persediaan semen dalam beberapa minggu terakhir.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari distributor, gangguan distribusi melalui jalur darat maupun laut, serta meningkatnya kebutuhan material bangunan pascabencana di sejumlah wilayah.

Selain keterbatasan stok, harga semen juga mengalami kenaikan dibandingkan harga normal sebelumnya. Meski demikian, para pemilik toko menyampaikan bahwa kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga tebus dari distributor dan biaya distribusi yang semakin tinggi, sehingga bukan semata-mata disebabkan oleh kebijakan toko.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Karena tindakan tersebut justru dapat memperburuk kondisi ketersediaan barang di pasaran.

Pihak Polres Aceh Tengah juga mengingatkan seluruh distributor, agen maupun pemilik toko bangunan agar tidak melakukan penimbunan ataupun praktik penjualan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan demi memperoleh keuntungan yang tidak wajar.

Disampaikan, kepolisian setempat akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan perkembangan harga bahan bangunan bersama instansi terkait.

Selain itu, masyarakat diharapkan tetap menggunakan bahan bangunan yang memenuhi standar kualitas dan tidak mudah tergiur dengan produk yang tidak jelas mutu maupun asal-usulnya hanya karena keterbatasan stok di pasaran.

Polres Aceh Tengah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, serta para pemangku kepentingan lainnya guna mencari solusi atas kendala distribusi sehingga pasokan semen dapat kembali normal dan kebutuhan masyarakat maupun pembangunan di Takengon dapat terpenuhi.

Apabila masyarakat menemukan adanya dugaan penimbunan, permainan harga yang tidak wajar, maupun penyimpangan distribusi semen, diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. ()

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait