TAKENGON, ACEH INDEPENDENT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Kamis (21/5/2026). Acara ini digelar sehari di aula dinas setempat diikuti seratus lebih peserta.
Menurut Ketua Pelaksana Mukhlis Noza, SE. M.AP, event ini merupakan ajang bergengsi uji talenta di bidang seni yang dilaksanakan setiap tahun. “Kegiatan ini akan dilombakan kembali di tingkat provinsi dan nasional,” katanya.
Adapun cabang lomba FLS3N tingkat SD yang dipertandingkan meliputi Gambar Bercerita 11 peserta, Kriya Seni Penciptaan 9 peserta, Mendongeng tingkat 9 peserta, Menulis Cerita 7 peserta, dan Menyanyi Solo 12 orang. Selanjutnya, untuk Pantomim 16 peserta/8 kelompok, Tari Kreasi 21 Peserta/7 kelompok.
Untuk FLS3N tingkat SMP, Menulis Cerita diikuti 2 peserta, Ilustrasi 2 peserta, Kreatifitas Musik 5 orang/1 kelompok, Mendongeng 5 peserta, Pantomim 4 orang/2 kelompok, Menyanyi Solo 5 orang, Tari Kreasi 10 orang/2 kelompok.
Jumlah peserta yang mengikuti event ini menurun dari tahun sebelumnya. Meski demikian, keceriaan sangat terpancar bukan hanya dari para generasi bangsa tersebut, tetapi juga guru maupun wali murid yang mendampingi. Hal itu terlihat dari sorak sorai saat akan tampil dan turun dari panggung lomba.
“Penurunan jumlah peserta berkaitan dengan keadaan Aceh Tengah yang baru saja mengalami bencana Hedrometorologi yang meluluh lantakkan beberapa kecamatan di Aceh Tengah. Sehingga berdampak pada ajang kreativitas siswa dalam berlatih. Dan sampai saat ini masih ada beberapa sekolah yang belajar di dalam tenda,” jelas Mukhlis.
Mukhlis menaruh harapan kepada pemenang dalam event ini dapat juga meraih juara di tingkat provinsi hingga ke pusat. Panitia menghadirkan juri yang dinilai berkompeten di Aceh Tengah, yakni Windi Kurniawan Hakim, Purnamawan K Ruslan, Shera Utari, Mustafa alias Win Gemade. ()






