BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang menjadikan program beasiswa bagi siswa dan siswi kurang mampu sebagai prioritas daerah tahun 2026.
Program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi warga Kota Banda Aceh yang menempuh pendidikan pada jenjang SD/MI dan SMP/MTsN, sebagai upaya menjamin akses pendidikan yang adil dan merata.
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan yang diambil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal tersebut.
Menurutnya, langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat kurang mampu.
“Masuknya program beasiswa bagi siswa kurang mampu sebagai prioritas daerah tahun 2026 patut kita apresiasi,” ujar Musriadi, Selasa (20/1/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, program beasiswa merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Banda Aceh.
“Program ini sangat membantu masyarakat dan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Banda Aceh,” katanya.
Musriadi menegaskan, DPRK Banda Aceh berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program beasiswa agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa yang berhak menerima.
Ia juga mendorong agar seluruh penerima bantuan beasiswa terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama.
“Integrasi penerima beasiswa dengan DTSEN sangat penting agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegas Musriadi.
“Dengan data yang terintegrasi, pemerintah dapat memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan siswa miskin berprestasi,” lanjutnya.
Sebagai informasi, DTSEN merupakan basis data nasional yang mengintegrasikan data sosial dan ekonomi dari berbagai lembaga. Penggunaan DTSEN bertujuan meminimalkan tumpang tindih data serta meningkatkan efektivitas dan akurasi kebijakan bantuan pendidikan.
Program beasiswa prioritas daerah tahun 2026 ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga, menekan angka putus sekolah, serta mendorong lahirnya generasi Banda Aceh yang cerdas dan berdaya saing. (*)






