ACEH INDEPENDET – Duel Sengit di Balik Dominasi Argentina, Siapa Lolos ke Babak 16 Besar?, Grup J Piala Dunia 2026 menghadirkan satu cerita besar yang menjadi sorotan dunia: mampukah sang juara bertahan Argentina mempertahankan gelar dan mengakhiri kutukan yang sudah berlangsung selama 64 tahun?
Argentina menjadi unggulan utama di grup yang juga dihuni Aljazair, Austria, dan debutan Piala Dunia, Yordania. Sementara posisi juara grup diprediksi menjadi milik Tim Tango, persaingan memperebutkan tiket kedua ke babak 16 besar diperkirakan berlangsung sengit antara Aljazair dan Austria.
Argentina Incar Rekor Juara Beruntun
Peringkat FIFA: 3
Argentina datang ke Amerika Utara sebagai juara bertahan setelah sukses mengangkat trofi di Qatar 2022. Tidak ada negara yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada tahun 1962.
Pelatih Lionel Scaloni masih mempertahankan 17 pemain dari skuad juara empat tahun lalu. Stabilitas tersebut menjadi modal besar bagi Albiceleste untuk kembali melangkah jauh.
Sang kapten Lionel Messi sempat mengalami cedera hamstring menjelang pengumuman skuad, namun dipastikan fit dan masuk dalam daftar 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia.
Argentina akan membuka perjalanan mereka dengan menghadapi Algeria pada 17 Juni, kemudian melawan Austria pada 22 Juni, sebelum menutup fase grup menghadapi Jordan pada 28 Juni.
Bintang Tim: Lionel Messi
Di usia 38 tahun, Messi akan tampil dalam Piala Dunia keenamnya, sebuah rekor tersendiri. Satu gol tambahan akan membuatnya melewati rekor Gabriel Batistuta sebagai pencetak gol terbanyak Argentina di putaran final Piala Dunia.
Aljazair Kembali Setelah 12 Tahun
Peringkat FIFA: 28
Aljazair kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen pada edisi 2018 dan 2022. Tim asuhan Vladimir Petkovic tampil dominan di babak kualifikasi zona Afrika dan lolos sebagai salah satu wakil terkuat benua tersebut.
Kenangan manis tahun 2014 masih membekas ketika Aljazair mencapai babak 16 besar dan memaksa juara dunia akhirnya, Jerman, bermain hingga perpanjangan waktu.
Bintang Tim: Riyad Mahrez
Riyad Mahrez diperkirakan menjalani Piala Dunia terakhirnya. Pemain berusia 35 tahun itu tetap menjadi motor serangan utama Aljazair berkat kreativitas dan pengalamannya di level tertinggi.
Austria Kembali Setelah 28 Tahun
Peringkat FIFA: 24
Austria akhirnya kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Prancis 1998. Tim asuhan Ralf Rangnick lolos dengan meyakinkan usai menjuarai grup kualifikasi UEFA.
Mayoritas pemain Austria bermain di Bundesliga Jerman, menjadikan mereka salah satu tim Eropa dengan organisasi permainan yang sangat solid.
Bintang Tim: David Alaba
Kapten tim David Alaba menjadi sosok sentral Austria. Bek berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman besar setelah meraih empat gelar Liga Champions bersama Bayern Munchen dan Real Madrid.
Yordania Siap Ukir Sejarah
Peringkat FIFA: 63
Yordania mencatat sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tim asuhan Jamal Sellami tampil impresif di kualifikasi Asia dan berhasil mengamankan tiket menuju Amerika Utara.
Kesuksesan mencapai final Piala Asia 2023 menjadi titik balik perkembangan sepak bola negara Timur Tengah tersebut.
Bintang Tim: Musa Al-Taamari
Pemain sayap Musa Al-Taamari menjadi andalan utama Yordania. Dijuluki “Messi dari Yordania”, ia diharapkan mampu membawa negaranya menciptakan kejutan di turnamen terbesar dunia.
Laga Kunci Grup J
Pertandingan paling menentukan diperkirakan terjadi pada 28 Juni saat Aljazair menghadapi Austria.
Kedua tim dinilai memiliki peluang yang sama kuat untuk merebut posisi runner-up grup. Aljazair unggul dalam kualitas lini depan, sedangkan Austria memiliki organisasi permainan yang lebih rapi dan disiplin.
Prediksi Klasemen Akhir Grup J
- Argentina – 9 poin
- Aljazair – 6 poin
- Austria – 3 poin
- Yordania – 0 poin
Argentina diprediksi melaju mulus sebagai juara grup. Sementara itu, Aljazair sedikit lebih diunggulkan dibanding Austria dalam perebutan tiket kedua ke babak 16 besar berkat kualitas individu para pemain depan mereka. Yordania diperkirakan akan kesulitan bersaing, meski berpotensi memberi kejutan dalam laga tertentu.






