Festival yang menghadirkan Lomba Azan dan Lomba Hafalan Surah Pendek (Juz 30) itu mengusung tema “Generasi Sholeh dan Sholehah: Berakhlak Mulia, Berprestasi, Percaya Diri, serta Mencintai Al-Qur’an Sejak Dini.” Kegiatan tersebut menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN dalam membangun karakter religius anak-anak di Gampong Cut Langien.
Widget Artikel Samping
Program ini dilaksanakan oleh tujuh mahasiswa dari Program Studi Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Kehutanan. Festival diprakarsai sekaligus dipimpin oleh Ketua Kelompok KKN, Ari Maulana, sebagai penanggung jawab kegiatan.
Sejak sore hingga malam hari, suasana festival berlangsung meriah. Satu per satu peserta tampil dengan penuh percaya diri melantunkan azan dan menghafalkan surah-surah pendek di hadapan dewan juri. Sorak semangat dan tepuk tangan dari orang tua serta masyarakat yang hadir semakin menambah semarak jalannya perlombaan.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an, membiasakan mereka mempelajari ilmu agama sejak usia dini, serta membangun keberanian tampil di depan umum. Selain menjadi ajang kompetisi, festival juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan sehingga mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat untuk terus belajar.
Program tersebut juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan pendidikan karakter, nilai-nilai keagamaan, dan pengembangan potensi anak sebagai generasi penerus.
Salah seorang peserta, Aqil Mubarrak, mengaku sangat senang mengikuti perlombaan tersebut. “Saya senang sekali bisa ikut lomba ini. Saya jadi lebih rajin menghafal surah dan belajar azan. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan lagi karena seru dan membuat saya semakin semangat belajar agama,” katanya.
Ketua Kelompok KKN USK XXIX Reguler 11, Ari Maulana, mengatakan Festival Anak Sholeh dirancang bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter Islami bagi anak-anak desa.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Melalui festival ini mereka belajar mencintai Al-Qur’an, berani tampil di depan umum, melatih kepercayaan diri, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan pembinaan keagamaan masih sangat dibutuhkan di tingkat gampong. Menurutnya, keberhasilan festival juga merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN, aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta para orang tua yang memberikan dukungan penuh sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Dewan juri pada perlombaan tersebut terdiri atas Ari Maulana, Farras Aditya Mahasin, dan Muhammad Syahril, S.Pd, selaku Geuchik Gampong Cut Langien.
Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN USK yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak di desanya.
“Festival ini sangat baik karena mampu menumbuhkan semangat anak-anak untuk belajar agama sejak dini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda di Gampong Cut Langien,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN USK XXIX Reguler 11, Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi Ari Maulana bersama seluruh anggota Kelompok 11 yang telah menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Festival Anak Sholeh bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga media pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, dan pengembangan potensi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News