Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, BANDA ACEH — Bank Indonesia mendorong Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh untuk tidak sekadar menjadi komunitas mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan, tetapi juga tampil sebagai generasi muda yang mampu membawa perubahan dan menjadi penguat komunikasi Bank Indonesia di ruang digital.
Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Capacity Building GenBI Aceh 2026 yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 27–28 Agustus 2026, di Banda Aceh.
Mengusung tema “Create, Connect, Inspire: Turning Ideas into Impactful Content”, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 413 mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia dari enam perguruan tinggi di Aceh.
Keenam perguruan tinggi tersebut yakni Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry, Universitas Teuku Umar (UTU), Universitas Abulyatama, Universitas Muhammadiyah Aceh, dan Universitas Serambi Mekkah.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan kebijakan Bank Indonesia sebagai bank sentral, tetapi juga dibekali kemampuan komunikasi agar mampu mengemas informasi ekonomi dan kebanksentralan menjadi konten digital yang kreatif, menarik, relevan, serta mudah dipahami masyarakat, khususnya generasi muda.
Bukan Sekadar Penerima Bantuan Pendidikan
Bank Indonesia melihat keberadaan GenBI sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi, kepedulian sosial, kemampuan berorganisasi, serta keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Karena itu, mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan diharapkan tidak berhenti pada status sebagai penerima bantuan pendidikan. Mereka diharapkan mampu berkembang menjadi generasi muda yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas generasi muda Aceh sebagai modal penting dalam mengoptimalkan bonus demografi sekaligus mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
GenBI diharapkan dapat menjadi motor perubahan dengan memanfaatkan berbagai kemampuan yang dimiliki, termasuk kemampuan berkomunikasi melalui platform digital yang saat ini menjadi salah satu ruang utama masyarakat memperoleh informasi.
Kepengurusan GenBI Aceh 2026 Dilantik
Rangkaian Capacity Building GenBI Aceh 2026 diawali dengan pelantikan kepengurusan GenBI Aceh tahun 2026.
Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran perwakilan rektor dari enam perguruan tinggi yang terlibat dalam program GenBI Aceh.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan adanya sinergi antara Bank Indonesia dan dunia akademik dalam membangun serta mempersiapkan generasi muda yang unggul dan memiliki kapasitas untuk berkontribusi bagi bangsa.
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow Kebijakan Bank Indonesia. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai peran, fungsi dan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral.
Peserta diperkenalkan lebih jauh dengan tiga pilar utama kebijakan Bank Indonesia, yakni kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan sistem pembayaran.
Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar tidak hanya mengetahui informasi ekonomi secara umum, tetapi juga mampu menjelaskan isu-isu kebanksentralan kepada masyarakat dengan bahasa yang lebih sederhana.
Alumni GenBI Bagikan Pengalaman
Semangat untuk terus berkembang juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan melalui Talkshow Inspiratif Alumni GenBI Aceh.
Dua alumni GenBI Aceh, yakni Muhammad Akral dan Fitri Adha Afya, hadir membagikan pengalaman mereka selama mengikuti berbagai kegiatan dan proses pengembangan diri di GenBI.
Fitri menilai pengalaman berorganisasi dan membangun jaringan selama menjadi bagian dari GenBI memberikan manfaat besar dalam perjalanan karier.
“Pengalaman berorganisasi dan berjejaring merupakan hal yang paling berharga. Relasi dan kemampuan kerja sama selama di GenBI benar-benar terpakai di dunia kerja,” ujar Fitri.
Sementara itu, Muhammad Akral mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan berbagai kesempatan yang datang selama masa perkuliahan.
Ia mendorong mahasiswa untuk berani mencoba, mengambil pengalaman baru dan terus mengembangkan kemampuan diri.
“Jangan pernah lewatkan kesempatan datang sekecil apa pun,” imbaunya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dunia perkuliahan tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga kesempatan membangun karakter, pengalaman organisasi, jaringan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja.
GenBI Dilatih Membuat Konten Digital
Di tengah derasnya arus informasi digital, Bank Indonesia menilai informasi ekonomi dan kebanksentralan perlu dikomunikasikan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Informasi mengenai kebijakan moneter, sistem pembayaran maupun stabilitas sistem keuangan terkadang dinilai rumit dan jauh dari keseharian masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Bank Indonesia mendorong GenBI untuk mengambil peran sebagai communication amplifier, yakni memperluas jangkauan informasi dan pesan-pesan Bank Indonesia melalui berbagai kanal komunikasi digital.
Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Bank Indonesia Aceh menghadirkan Bilal Faranov, content creator asal Aceh yang dikenal melalui serial podcast Suara Berkelas.
Pelatihan diberikan secara praktis dan diarahkan agar mahasiswa mampu menghasilkan konten yang memiliki nilai informasi sekaligus menarik bagi audiens.
Peserta mendapatkan materi mulai dari bagaimana menemukan ide, menentukan angle atau sudut pandang, membuat hook yang menarik perhatian, membangun storytelling, menyusun script, hingga teknik pengambilan gambar menggunakan smartphone.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan dasar-dasar penyuntingan video sehingga informasi kebanksentralan yang sebelumnya dianggap kompleks dapat dikemas menjadi konten yang lebih ringan dan mudah dicerna.
Didorong Berani Memulai
Dalam sesi pelatihan, Bilal menekankan bahwa membuat konten tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang sempurna.
Menurutnya, keberanian untuk memulai menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kemampuan sebagai seorang kreator konten.
“Yang paling penting itu mulai dulu. Jangan terlalu banyak mikir tentang hasil di awal, karena kualitas itu akan terus membaik seiring kita terus ngonten,” ujarnya.
Pesan tersebut relevan dengan tujuan Capacity Building GenBI Aceh 2026, yakni mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami informasi, tetapi juga mampu menyampaikannya secara kreatif melalui berbagai platform digital.
Dengan kemampuan tersebut, GenBI diharapkan dapat menjadi jembatan antara informasi ekonomi dan kebanksentralan dengan masyarakat, terutama kelompok generasi muda yang sehari-hari sangat dekat dengan media sosial dan ekosistem digital.
Jadi Penguat Pesan Bank Indonesia di Ruang Digital
Melalui Capacity Building GenBI Aceh 2026, Bank Indonesia berharap lahir generasi muda Aceh yang memiliki kemampuan lebih luas, tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kreativitas, kemampuan membangun jejaring dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ke depan, GenBI diharapkan mampu mengambil peran lebih besar sebagai digital communication amplifier yang membantu memperluas jangkauan pesan-pesan Bank Indonesia di ruang digital.
Informasi mengenai ekonomi dan kebanksentralan diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan kampus atau forum formal, tetapi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui konten-konten yang sederhana, kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, keberadaan GenBI Aceh tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Bank Indonesia pun berharap GenBI Aceh mampu menjadi bagian dari generasi muda yang berani mengambil peran, menghadirkan gagasan, membangun koneksi, menginspirasi lingkungan dan mengubah ide menjadi karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






