Sabang – Suasana malam di pusat Kota Sabang mulai dipadati aktivitas para pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai jenis kue menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.sejak pukul 20.00 WIB, Sabtu malam Minggu (31/5), sejumlah ruas jalan utama di kota paling barat Indonesia ini mulai dipenuhi oleh warga yang berburu aneka kue untuk kebutuhan Lebaran.
Berbagai macam kue tradisional dan modern tampak tersusun rapi di lapak-lapak sederhana para pedagang. Mulai dari kue nastar, kue semprit, kue kacang, hingga kue kekinian seperti brownies dan cheese tart, menjadi incaran utama masyarakat Sabang yang mulai mempersiapkan kebutuhan menyambut hari raya kurban.
Selanjutnya salah satu pedagang kue yang berjualan di kawasan pusat kota, momen ini menjadi peluang emas setiap tahun untuk meningkatkan penghasilan. “Alhamdulillah, sejak seminggu terakhir pembeli mulai ramai. Biasanya makin dekat Lebaran, makin padat. Kami sudah mulai stok bahan dan produksi sejak pertengahan Mei,” ujarnya sambil melayani pembeli.
Tak hanya warga lokal, pengunjung dari luar daerah pun tampak antusias berburu kue di pusat kota. Fenomena ini menunjukkan tingginya semangat masyarakat Sabang dalam menyambut Idul Adha, yang tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga momen kebersamaan dan silaturahmi.
Sementara itu, Para UKM, dan Perdagangan Kota Sabang, Irwan Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh geliat ekonomi musiman ini. “Kami memfasilitasi para pedagang kaki lima untuk berjualan secara tertib dan aman. Momen menjelang hari raya seperti ini sangat positif untuk menggerakkan ekonomi lokal dan membantu pelaku UMKM meningkatkan pendapatan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Meminta Pemerintah Kota Sabang Harus melakukan pemantauan harga dan kualitas bahan pangan agar masyarakat tetap mendapatkan produk yang layak konsumsi dengan harga terjangkau.
Meningkatnya aktivitas ekonomi di malam hari menjelang Lebaran juga memberi dampak positif bagi sektor lain seperti transportasi, keamanan, hingga kebersihan kota. Pemerintah kota mengimbau seluruh pedagang dan pembeli agar tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama.
Dengan nuansa religius yang kian terasa dan denyut ekonomi yang terus bergerak, Sabang menunjukkan semangat masyarakatnya dalam menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, dan menyambut Idul Adha dengan penuh suka cita.(**)






