Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya masyarakat Aceh yang mandiri dan berpendidikan. Kepastian pelaksanaan program tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: BPSDM.180/438/2025 yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di Aceh.
Widget Artikel Samping
Kepala BPSDM Aceh, Dr. Syaridin, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa program ini ditujukan khusus bagi putra-putri Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang diploma melalui jalur beasiswa.
“Proses rekrutmen awal akan dilaksanakan di masing-masing kabupaten/kota mulai 13 Juni 2025 sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar Syaridin kepada media, Senin (16/6/2025).
Untuk tahun ini, jumlah penerima beasiswa ditetapkan sebanyak 365 orang, dengan masing-masing kabupaten/kota mendapatkan kuota antara 15 hingga 16 orang. Mekanisme pengusulan calon penerima dilakukan sebanyak dua kali lipat dari kuota yang tersedia.
Seluruh berkas dan nama-nama calon yang diusulkan harus sudah ditandatangani oleh kepala daerah dan diserahkan ke Gubernur Aceh c.q. Kepala BPSDM Aceh paling lambat 23 Juni 2025.
Para penerima beasiswa nantinya akan dikirim belajar ke delapan politeknik yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Aceh, yaitu:
Politeknik Energi dan Mineral (AKAMIGAS), Politeknik Manufaktur Bandung (POLMAN), Politeknik Pelayaran Malahayati (POLTEKPEL), Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Indonesia – Venezuela, Politeknik Aceh, Politeknik Aceh Selatan, Politeknik Kesehatan Aceh.
Beasiswa ini diharapkan menjadi pintu bagi generasi muda Aceh dalam meraih pendidikan berkualitas dan masa depan yang lebih cerah. (*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News