Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa helikopter P–1113 mengangkut sejumlah bantuan mendesak berupa 8 kotak susu, 2 kotak gula, 5 karung beras, 15 kotak mi instan, 10 kotak air mineral, 2 kotak minyak goreng, serta kabel seberat 20 kilogram. Seluruh barang ini diprioritaskan untuk kebutuhan dasar dan perbaikan instalasi di titik-titik yang terputus dampak banjir.
Widget Artikel Samping
Untuk helikopter AW169 P–3308 dan AW169 P–3309, masing-masing mengangkut berbagai kebutuhan keluarga dan balita, yakni 3 kotak popok, 3 kotak gula, 2 kotak susu, 10 kotak mi instan, 5 kotak teh, serta 5 kotak wafer. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan harian warga yang masih berada di wilayah terdampak.
Selanjutnya, helikopter Dauphin P–3102 membawa bantuan dalam jumlah besar berupa 9 kotak air mineral, 6 kotak popok, 10 kotak mi instan, 40 kotak gula, 4 kotak teh, 4 kotak susu, serta 7 kotak wafer. Jenis bantuan ini diprioritaskan untuk desa-desa yang mengalami keterbatasan akses logistik.
Sementara itu, helikopter Nbo 105 P–1113 mengangkut dukungan logistik berupa 3 kotak air mineral, 3 kotak minyak goreng, 15 kotak mi instan, 6 kotak susu, popok seberat 50 kilogram, serta 24 kotak teh. Bantuan ini diperuntukkan bagi wilayah yang membutuhkan distribusi cepat melalui jalur udara akibat akses darat yang belum pulih.
“Seluruh bantuan ini merupakan wujud kepedulian Kapolda Aceh dan Akpol Angkatan 2000. Pengiriman dengan helikopter dipilih agar bantuan bisa tiba lebih cepat ke titik-titik yang sulit dijangkau,” ujar Kombes Pol Joko.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan di Aceh Tamiang.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir,” tutupnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News