Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, BANDA ACEH – Mempersiapkan ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang sehat dan bugar.
Kesadaran inilah yang menjadi fokus kegiatan Manasik Haji ke-6 KBIHU Nashita Al Hujjaj bertema “Sehat, Bugar, dan Mandiri: Persiapan Fisik Jamaah Haji”, Ahad, 11 Oktober 2026, di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 07, Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini dirancang untuk membekali jamaah calon haji agar mampu mempersiapkan kesehatan tubuh sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci. Sebab, ibadah haji menuntut daya tahan fisik yang baik, mulai dari berjalan kaki dalam jarak cukup jauh hingga menghadapi cuaca panas dan kepadatan jamaah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang bekerja sama dengan Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Aceh. Aktivitas ini menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus mengingatkan jamaah bahwa menjaga kebugaran perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya menjelang keberangkatan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi persiapan fisik yang disampaikan oleh dr. Hj. Nelly Marissa Adenan, tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) Provinsi Aceh tahun 2024.
Materi mencakup kebugaran dan daya tahan tubuh, aktivitas fisik selama ibadah haji, pengaturan pola makan dan hidrasi, pentingnya istirahat, serta menjaga kebersihan diri. Jamaah juga dibekali pengetahuan tentang pencegahan kelelahan dan cara menjaga kondisi tubuh saat menghadapi cuaca panas.
Selain kesehatan, kemandirian jamaah turut menjadi perhatian. Dengan persiapan fisik yang baik, jamaah diharapkan mampu menjalankan aktivitas ibadah sehari-hari secara lebih optimal, tetap menjaga keselamatan diri, dan mengenali batas kemampuan tubuh masing-masing.
Melalui manasik ini, KBIHU Nashita Al Hujjaj menegaskan pentingnya persiapan haji secara menyeluruh, mencakup kesiapan ilmu, mental, spiritual, dan kesehatan. Harapannya, jamaah dapat berangkat dengan lebih percaya diri dan menjalankan ibadah dengan nyaman.
Persiapan yang dimulai sejak dini menjadi bagian penting dari ikhtiar menuju haji yang sehat, mandiri, dan mabrur.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






