KBIHU Nashita Al Hujjaj Gelar Praktik Terpadu Manasik Haji di Banda Aceh

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nashita Al Hujjaj menggelar pertemuan ke-8 manasik haji berupa praktik terpadu pelaksanaan ibadah haji di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menghadirkan H. Abrar Zym, S.Ag., M.H., sebagai pemateri. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, BANDA ACEH — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nashita Al Hujjaj menggelar pertemuan ke-8 manasik haji berupa praktik terpadu pelaksanaan ibadah haji di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menghadirkan H. Abrar Zym, S.Ag., M.H., sebagai pemateri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KBIHU Nashita Al Hujjaj dalam mempersiapkan calon jamaah agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tahapan ibadah haji secara langsung. Melalui simulasi, peserta dibimbing mengenali urutan ibadah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Praktik meliputi tata cara mengenakan pakaian ihram, simulasi miqat, niat, dan talbiyah, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melontar jumrah, tawaf, sa’i, hingga tahallul. Peserta juga mengikuti simulasi pergerakan jamaah, pembagian peran, serta evaluasi praktik untuk memperkuat pemahaman terhadap rangkaian ibadah haji.

Dalam penyampaiannya, H. Abrar Zym menekankan pentingnya kesungguhan dalam mengikuti manasik sebagai bekal beribadah.

“Manasik haji bukan sekadar mempelajari teori, tetapi juga kesempatan bagi calon jamaah untuk memahami dan mempraktikkan setiap tahapan ibadah. Dengan persiapan yang baik, jamaah diharapkan dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tertib, mandiri, dan khusyuk,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KBIHU Nashita Al Hujjaj, Hj. Zaidah Ja’afar, menyampaikan bahwa pendampingan melalui manasik merupakan bentuk ikhtiar untuk membantu jamaah mempersiapkan diri secara lebih matang.

“Kami ingin para jamaah benar-benar memahami setiap tahapan ibadah sehingga lebih yakin dan tidak mudah bingung ketika berada di Tanah Suci. Kami berupaya mendampingi jamaah dengan ikhlas agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan meraih haji yang mabrur,” ungkapnya.

Melalui kegiatan manasik ini, KBIHU Nashita Al Hujjaj terus berkomitmen mendampingi calon jamaah dalam mempersiapkan perjalanan ibadah haji, mulai dari pemahaman tata cara ibadah hingga kesiapan menjalankannya di Tanah Suci. Persiapan yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan keyakinan, kemandirian, dan ketenangan bagi setiap jamaah.

Semoga setiap ikhtiar dan proses pembelajaran ini menjadi bekal berharga bagi calon jamaah untuk menunaikan ibadah dengan penuh keikhlasan, menjaga kebersamaan, serta meraih haji yang mabrur.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait