Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada siang hari saat sebagian warga sedang beraktivitas. Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, membuat warga sekitar panik dan bergegas memberikan pertolongan semampu mereka.
Widget Artikel Samping
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, rumah tersebut terbakar hebat hingga rata dengan tanah.
Petugas pemadam kebakaran dari instansi terkait segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Beberapa unit mobil pemadam diturunkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi.
“Api cepat sekali membesar, warga hanya sempat menyelamatkan barang-barang penting,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena hampir seluruh harta benda di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun kepastian resmi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan elektronik di rumah guna mencegah kejadian serupa.
Kebakaran di Pendere ini menambah daftar musibah kebakaran yang terjadi di wilayah dataran tinggi Gayo dalam beberapa waktu terakhir. Solidaritas masyarakat pun terlihat ketika sejumlah warga bergotong royong membantu korban pascakejadian.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News