Oknum Polisi Polres Halmahera Selatan Terjaring Kasus Narkoba Digerebek oleh Paminal Polda dan Propam

Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Halsel — Oknum anggota kepolisian dari Polres Halmahera Selatan berinisial “IL” diduga terlibat dalam kasus narkotika dan berhasil ditangkap oleh tim gabungan Paminal Polda Maluku Utara dan Propam Polres Halmahera Selatan.

Penangkapan dilakukan secara langsung di atas kapal KM Elizabeth yang berlayar dari Ternate menuju Obi, pada Jumat, 23 Mei 2025.

Bacaan Lainnya

Penangkapan tersebut dilakukan di ruang titipan kapal KM Elizabeth, saat pelaku diduga tengah mengambil sebuah paket kiriman dari Ternate yang ditujukan ke Bacan.

Menurut informasi dari saksi mata di lokasi, “IL” sempat membuka ruang titipan sebelum kemudian digerebek oleh petugas yang telah melakukan pengintaian. Penangkapan dilakukan dengan cepat dan pelaku langsung diborgol serta diamankan ke Mapolres Halmahera Selatan.

Barang bukti berupa paket yang diduga berisi narkotika jenis tertentu turut diamankan dalam proses penangkapan tersebut. Hingga kini, pelaku masih berada dalam tahanan sementara di Polres Halmahera Selatan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Minimnya Keterangan Resmi, Publik Bertanya-Tanya

Sabtu, 24 Mei 2025, awak media, mencoba menelusuri informasi lanjutan mengenai penanganan kasus ini. Namun, proses klarifikasi tidak berjalan mulus.

Saat dikonfirmasi, anggota Propam yang diketahui bernama Mursid enggan memberikan keterangan resmi.

Belum tahu jelas, nanti tanya saja ke Humas,” jawabnya singkat.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Humas Polres Halmahera Selatan, Aiptu Sunadi Sugiono. Saat diwawancarai, ia pun mengarahkan agar pertanyaan dilayangkan kembali kepada pihak Propam.

Kami belum bisa beri pernyataan. Silakan konfirmasi ke Propam,” ujarnya.

Jawaban yang saling lempar antara Propam dan Humas ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik, mengingat kasus ini menyangkut nama institusi kepolisian yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan profesionalitas, terutama dalam menangani pelanggaran internal.

Transparansi dan Komitmen Kepolisian Dipertanyakan

Kasus ini menyita perhatian masyarakat Halmahera Selatan karena melibatkan oknum aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas narkotika. Ketika justru anggota kepolisian yang terlibat, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum menjadi terguncang.

Pengamat hukum dan aktivis antinarkoba lokal menilai, kasus seperti ini harus ditangani secara terbuka. Proses penyelidikan, pemeriksaan, dan tindak lanjut hukum harus dipublikasikan secara jujur untuk menjamin akuntabilitas.

Ini bukan hanya soal individu, tapi soal institusi. Jika dibiarkan tanpa kejelasan, masyarakat akan makin tidak percaya kepada penegak hukum,” ujar Arman Gani, salah satu aktivis hukum di Ternate.

Menunggu Pernyataan Resmi
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Polres Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus.

Nama pelaku belum diumumkan secara lengkap, dan belum ada informasi lanjutan soal hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti narkotika yang disita.

Media ini akan terus melakukan pemantauan terhadap kasus tersebut dan mengupayakan klarifikasi lebih lanjut dari jajaran kepolisian terkait proses hukum yang sedang berjalan.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait