Proses pembuatan SIM dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga ujian teori dan praktik. Pangdam IM dan Ny. Eva Niko Fahrizal dilayani dengan ramah oleh Bripka Ayu dan Brigadir Anggi dari Satlantas Polresta Banda Aceh.
Widget Artikel Samping
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai wujud tanggung jawab dan kedisiplinan. “Sebagai pemimpin dan bagian dari masyarakat, saya ingin memberikan contoh bahwa mematuhi aturan adalah hal yang baik, termasuk dalam kepatuhan berlalu lintas. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan keselamatan di jalan,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Ny. Eva Niko Fahrizal juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan oleh Satlantas Polresta Banda Aceh. “Prosedur yang tertib dan sistematis sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan SIM. Saya harap pengalaman ini dapat menginspirasi masyarakat untuk tertib dalam mengurus dokumen resmi,” ungkapnya.
Kasat Lantas Polresta Banda Aceh menyampaikan penghargaan atas langkah inspiratif Pangdam IM dan Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda. “Ini adalah contoh teladan yang patut diikuti, menunjukkan bahwa semua warga negara, tanpa terkecuali, harus mematuhi aturan yang berlaku. Kami mengapresiasi kedisiplinan dan sikap tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Pangdam IM,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI dan Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas. Langkah Pangdam IM diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melengkapi dokumen berkendara dan menjaga keselamatan di jalan.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat TNI dan Polri, antara lain Danpomdam IM, Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kasubnit Regident SIM Polresta Banda Aceh, dan para personel dari jajaran TNI dan Polri lainnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News